HOLOPIS.COM, JAKARTA – Timnas Futsal Indonesia berhasil mencetak sejarah lolos pertama kali ke final usai mengalahkan Jepang 5-3 dalam laga semifinal Piala Asia Futsal 2026, di Indonesia Arena, Kamis malam (5/2/2026). Prestasi membanggakan dibuat tim asuhan Hector Souto.
Indonesia mengandaskan Jepang lewat ekstra time setelah skor imbang 3-3 di waktu normal. Di awal laga Jepang, coba mendominasi dengan serangan ke Indonesia. Namun, Ardiansyah Nur Cs lebih banyak mengandalkan serangan balik yang cepat dan efektif.
Efektivitas permainan Indonesia berhasil mengalahkan Jepang yang statusnya merupakan tim kuat.
Ada dua fakta menarik usai Indonesia mengalahkan Jepang di laga semifinal. Berikut rangkumannya yang diulas pada Jumat, (6/2/2026).
Buyarkan Final Idaman
Status Jepang di kejuaraan Futsal Asia merupakan salah satu raksasa Asia dan langganan juara. Jepang tercatat sudah empat kali juara Piala Asia Futsal.
Di babak perempat final, Jepang juga mengerikan karena mengalahkan Afganistan dengan mencetak selusin gol tanpa balas. Di semifinal, Jepang jadi favorit ketimbang Indonesia.
Pasalnya, Jepang dijagokan lolos hingga ke laga puncak sehingga membuat final idaman melawan Iran.
Tapi, Indonesia akhirnya bisa mengandaskan Jepang. Kemenangan itu membuktikan Indonesia bisa bersaing meskipun saat ini berada di peringkat 23 dunia. Sementara, Jepang ada di urutan 13.
Balas Dendam 2022
Kemenangan fenomenal Indonesia atas Jepang kali ini juga berhasil balas dendam dari kejuaraan di Kuwait 2022. Saat itu, Indonesia yang dilatih pelatih Iran Mohammad Hashemzadeh kandas dari Jepang dalam laga perempatfinal dengan skor tipis 2-3.
Di edisi kejuaraan 2022, Jepang pentas hingga final dan mengalahkan Iran di laga puncak. Ketika itu, Indonesia sudah diperkuat pemain kunci macam Samuel Eko, Dewa Rizki, dan Rio Pangestu.
Meski kalah, Indonesia saat itu berhasil memberikan perlawanan sengit kepada Jepang selaku tim raksasa Asia.
Di edisi 2026, dua gol penentu kemenangan Indonesia di ekstra time dicetak Reza Gunawan, dan Dewa Rizki.
Jepang di laga ekstra time, sempat memiliki kans untuk memperkecil kedudukan skor lewat penalti. Tapi, penalti Jepang tak bisa dikonversi menjadi gol.

