Hati – hati, Terlalu Sering Eksfoliasi Bisa Merusak Skin Barrier, Ini Dampaknya bagi Kulit

51 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Eksfoliasi dikenal sebagai salah satu langkah perawatan kulit yang bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan membuat wajah tampak lebih cerah. Namun, jika dilakukan terlalu sering, kebiasaan ini justru berpotensi merusak lapisan pelindung alami kulit atau skin barrier.

Skin barrier berfungsi menjaga kelembapan kulit sekaligus melindungi dari bakteri, polusi, dan iritasi. Ketika lapisan ini rusak, kulit menjadi lebih rentan mengalami berbagai masalah, mulai dari kemerahan hingga munculnya jerawat.

- Advertisement -

Sobat Holopis perlu memahami bahwa eksfoliasi tidak selalu harus dilakukan setiap hari. Frekuensi yang berlebihan justru dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan kulit untuk tetap sehat dan seimbang.

1. Kulit Menjadi Kering dan Sensitif

Eksfoliasi yang terlalu sering dapat mengikis lapisan pelindung kulit. Akibatnya, kulit kehilangan kelembapan alaminya sehingga terasa kering, perih, dan mudah iritasi.

- Advertisement -

Selain itu, kulit yang sensitif biasanya akan lebih mudah bereaksi terhadap produk perawatan lainnya, termasuk skincare yang sebelumnya aman digunakan.

2. Muncul Kemerahan dan Peradangan

Tanda lain dari eksfoliasi berlebihan adalah munculnya kemerahan pada wajah. Kondisi ini terjadi karena lapisan kulit menjadi lebih tipis dan tidak mampu melindungi diri secara optimal dari paparan lingkungan.

Jika dibiarkan, peradangan dapat memicu berbagai gangguan kulit lain, termasuk breakout atau jerawat.

3. Kulit Justru Produksi Minyak Berlebih

Ironisnya, eksfoliasi berlebihan dapat membuat kulit memproduksi minyak lebih banyak. Hal ini merupakan reaksi alami kulit untuk menggantikan kelembapan yang hilang.

Produksi minyak yang meningkat justru berisiko menyumbat pori-pori dan memicu munculnya komedo serta jerawat.

4. Skin Barrier Mengalami Kerusakan

Skin barrier yang sehat berperan penting dalam menjaga keseimbangan kulit. Ketika lapisan ini rusak, kulit akan lebih mudah terpapar polusi, bakteri, dan sinar ultraviolet.

Kerusakan skin barrier biasanya ditandai dengan kulit terasa perih saat menggunakan skincare, muncul rasa panas, serta tekstur kulit menjadi tidak merata.

Tips Aman Melakukan Eksfoliasi

Agar manfaat eksfoliasi tetap optimal, Sobat Holopis disarankan untuk menyesuaikan frekuensi penggunaan dengan jenis kulit. Umumnya, eksfoliasi cukup dilakukan satu hingga tiga kali dalam seminggu.

Selain itu, penting untuk selalu menggunakan pelembap dan sunscreen setelah eksfoliasi guna menjaga kelembapan sekaligus melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Eksfoliasi memang menjadi langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit, tetapi penggunaannya perlu dilakukan secara bijak agar kesehatan skin barrier tetap terjaga.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
51 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru