HOLOPIS.COM, JAKARTA – Suzuki akhirnya resmi memasuki era kendaraan listrik di Indonesia melalui peluncuran Suzuki e Vitara pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. SUV listrik ini menjadi mobil setrum pertama dari pabrikan berlambang huruf S yang dipasarkan secara resmi di Tanah Air.
Sebelumnya, Suzuki e Vitara sempat diperkenalkan kepada publik pada IIMS 2025. Namun saat itu, kendaraan tersebut masih sebatas pajangan dan belum dijual ke konsumen. Kini, Suzuki memastikan e Vitara siap bersaing di pasar kendaraan listrik nasional yang kian kompetitif.
Mobil listrik ini merupakan versi produksi dari konsep Suzuki eVX. Menariknya, desain e Vitara versi massal nyaris tidak berubah dari model konsepnya, sehingga tetap tampil modern dan futuristis.
“Akhirnya kami mencapai satu perjalanan baru. Setelah sukses dengan ICE dan hybrid, secara resmi kami menghadirkan lini elektrifikasi terbaru kami di Indonesia,” ujar Minoru Amano, President Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), di JIExpo Kemayoran, Rabu (5/2 2026).

Dari sisi dimensi, Suzuki e Vitara memiliki panjang 4.275 mm, lebar 1.800 mm, dan tinggi 1.635 mm, dengan wheelbase 2.700 mm. Sebagai SUV, mobil ini juga menawarkan ground clearance 180 mm yang cukup ideal untuk kondisi jalan di Indonesia.
Suzuki e Vitara menggunakan baterai LFP (Lithium Iron Phosphate). Meski tersedia dua opsi kapasitas global, yakni 49 kWh dan 61 kWh, pasar Indonesia hanya kebagian versi 61 kWh. Tenaga maksimalnya mencapai 174 hp dengan torsi puncak 189 Nm, yang diklaim telah diatur demi efisiensi dan kenyamanan berkendara.
Untuk keselamatan, Suzuki menyematkan ADAS Level 2 Suzuki Safety Support, lengkap dengan fitur ACC, LKA, BSM, Rear Cross Traffic Alert, hingga Traffic Sign Recognition.
Dari sisi kenyamanan, e Vitara sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto wireless, serta electronic parking brake. Harga Suzuki e Vitara dipatok Rp 755 juta untuk varian single tone dan Rp 758 juta untuk versi two tone.

