HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terus memperkuat peran strategisnya dalam menjaga stabilitas kawasan melalui kerja sama militer internasional.
Salah satu langkah terbaru dilakukan bersama Angkatan Darat Singapura, yang dinilai menjadi mitra penting dalam memperkuat pertahanan regional.
Kerja sama tersebut mengemuka saat Wakil Kepala Staf TNI AD, Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa, menerima kunjungan kehormatan Chief of Staff General Staff (COS-GS) Singapore Army, Brigadier General Wong Shi Min, di Markas Besar TNI AD, Jakarta, pada Senin (2/2/2026).
Dalam siaran pers resmi resminya, pertemuan tingkat tinggi ini membahas berbagai agenda strategis. Fokus utama diskusi mencakup kerja sama pendidikan militer, latihan bersama, serta pengembangan profesionalisme prajurit kedua negara.
Kerja sama ini dinilai krusial dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin dinamis di kawasan Asia Tenggara.
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang telah terjalin lama antara TNI AD dan Angkatan Darat Singapura.
Ia menegaskan bahwa kemitraan tersebut bukan hanya bersifat simbolis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas dan kualitas prajurit.
“Kerja sama ini telah terjalin cukup lama dan diharapkan terus berlanjut demi kebaikan kedua negara,” ujar Saleh dalam pertemuan tersebut.
Menurutnya, sinergi antarmiliter menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dan menjaga stabilitas keamanan regional, khususnya di tengah perkembangan geopolitik global yang terus berubah.
Sementara itu, Brigadier General Wong Shi Min juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan jajaran TNI AD. Ia menilai hubungan bilateral antara kedua angkatan darat selama ini berjalan sangat positif dan produktif.
Wong menegaskan komitmen Angkatan Darat Singapura untuk terus memperkuat hubungan kerja sama dengan TNI AD di berbagai bidang.
Pertemuan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa kerja sama militer Indonesia–Singapura tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan semata, tetapi juga pada peningkatan profesionalisme, pertukaran pengetahuan, dan pembangunan kepercayaan jangka panjang.
Melalui diplomasi militer yang berkelanjutan, TNI AD menunjukkan komitmennya untuk berperan aktif menjaga keamanan nasional sekaligus stabilitas kawasan Asia Tenggara.

