Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Kapten Inter Minta Maaf ke Audero Usai Kena Flare, Momen Haru di Serie A

39 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez menyampaikan permintaan atas nama klub kepada Kiper Cremonese Emil Audero, yang terkena flare kembang api saat laga Serie A pada Senin (1/2) dini hari WIB. Di laga itu, Inter mengalahkan Cremonese 2-0.

Dua gol kemenangan Inter dicetak Lautaro dan Piotr Zielinski. Namun, laga itu sempat dihentikan wasit sementara lima menit memasuki babak kedua karena insiden mengkhawatirkan di Stadio Zini.

- Advertisement -

Pada menit ke-50, sebuah flare kembang api dilemparkan ke lapangan dari area stadion yang dihuni fans Inter yang datang. Status Inter di laga itu sebagai tim tamu.

Flare yang dilempar itu mendarat di lapangan dan meledak di sebelah Audero. Kiper Cremoyang kemudian terlihat dengan luka dan bekas luka bakar di sekitar lututnya.

- Advertisement -

Tapi, kiper Timnas Indonesia itu tetap memilih melanjutkan pertandingan. Tim medis pun mengizinkan Audero untuk melanjutkan pertandingan.

Portiere 29 tahun itu memutuskan untuk tetap berada di lapangan meski mengalami kejadian yang mengkhawatirkan.

Lautaro pun menyampaikan permintaan maaf kepada Audero atas nama Inter. Saat insiden Audero terbaring buntut kena petasan, penyerang asal Argentina itu termasuk orang pertama yang bantu beri pertolongan.

Ia menghaturkan permintaan maaf Audero yang merupakan mantan rekannya di Inter. Lautaro menegaskan insiden mengkhawatirkan itu tak boleh lagi terjadi.

Dia memahami pesepakbola profesional memiliki risiko pribadi termasuk kemungkinan yang seperti dialami Audero.

“Ada risiko pribadi. Pemain sepak bola juga manusia. Kami menampilkan pertunjukan yang ditonton di seluruh dunia. Jadi, kami harus berhati-hati dengan hal-hal seperti ini,” kata Lautaro kepada DAZN, Selasa, (3/2/2026).

Lautaro mengenang Audero sebagai rekan di Inter saat meraih scudetto ke-20 pada musim 2023/2024.

“Kami meminta maaf kepada Audero, yang merupakan pemenang bersama kami ketika kami meraih bintang kedua. Dan, kami meminta maaf kepada semua penggemar Cremona. Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi,” tutur penyerang Timnas Argentina itu.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
39 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru