Epstein Files Terbaru Dirilis, Ini Temuan-Temuan Kunci yang Mencuat

24 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis lebih dari tiga juta halaman dokumen terkait mendiang Jeffrey Epstein. Berkas tersebut memuat pertukaran email, lebih dari 2.000 video, serta sekitar 180.000 gambar.

Epstein ditemukan tewas di sel penjara Manhattan pada Agustus 2019, tak lama setelah ditangkap atas dakwaan perdagangan seks. Sejumlah nama besar muncul dalam dokumen terbaru, meski kemunculan nama-nama tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran hukum.

- Advertisement -

Berikut ini Sobat Holopis, temuan utama dari Epstein files atau dokumen-dokumen Epstein sejauh ini.

1. Pengacara Epstein Bahas Kerja Sama Sebelum Kematian

Dokumen menunjukkan bahwa kurang dari dua pekan sebelum Epstein meninggal di penjara pada 2019, tim kuasa hukumnya bertemu jaksa federal Manhattan. Dalam pertemuan itu dibahas kemungkinan penyelesaian perkara serta potensi kerja sama Epstein dengan penegak hukum.

- Advertisement -

Sebuah ringkasan investigasi FBI mencatat bahwa pembahasan dilakukan secara umum, tanpa proposal spesifik terkait bentuk kerja sama yang dimaksud.

2. Undangan ke Istana Buckingham

Email dalam berkas menunjukkan bahwa putra Ratu Elizabeth II, Andrew Mountbatten-Windsor diduga mengundang Epstein ke Istana Buckingham pada 2010, setelah Epstein menyelesaikan masa tahanan rumahnya.

Dalam pertukaran email, Epstein meminta waktu pribadi saat berada di London, yang ditanggapi dengan tawaran makan malam di Buckingham Palace. Belum diketahui apakah pertemuan itu benar-benar terjadi. Beberapa bulan kemudian, keduanya terlihat berjalan bersama di Central Park, New York.

Dokumen lain juga mencatat tawaran Epstein untuk memperkenalkan seorang perempuan Rusia berusia 26 tahun kepada Mountbatten-Windsor, yang ditanggapi secara positif.

3. Pertukaran Email dengan Richard Branson

Berkas turut memuat email tahun 2013 antara Epstein dan Richard Branson, pendiri Virgin Group. Dalam salah satu email, Branson menyebut ingin bertemu kembali dan menyinggung soal ‘harem’ yang dibawa Epstein.

Perwakilan Virgin Group menyatakan kontak tersebut terbatas pada pertemuan bisnis dan menyebut Branson mengecam tindakan Epstein serta mendukung keadilan bagi para korban.

4. Email antara Casey Wasserman dan Ghislaine Maxwell

Email tahun 2003 memperlihatkan korespondensi antara Casey Wasserman, ketua panitia Olimpiade Los Angeles, dan Ghislaine Maxwell, rekan dekat Epstein yang kini menjalani hukuman 20 tahun penjara.

Isi email bernada seksual. Wasserman menyatakan penyesalan mendalam atas korespondensi tersebut dan menegaskan tidak memiliki hubungan pribadi maupun bisnis dengan Epstein.

5. Steve Tisch Muncul Berulang dalam Berkas

Nama Steve Tisch, salah satu pemilik klub NFL New York Giants muncul ratusan kali dalam dokumen. Beberapa email menunjukkan Epstein menghubungkannya dengan sejumlah perempuan.

Dalam pernyataan tertulis, Tisch mengakui pernah bertukar email dengan Epstein mengenai perempuan dewasa, film, filantropi, dan investasi, namun menegaskan tidak pernah mengunjungi pulau Epstein.

6. Relasi Epstein dan Peter Mandelson

Catatan perbankan menunjukkan tiga transaksi senilai masing-masing 25.000 dolar AS dari rekening Epstein yang merujuk pada Peter Mandelson, politisi Inggris dan mantan pejabat tinggi Partai Buruh. Dokumen lain menyebut Epstein mengirim dana kepada suami Mandelson setelah bebas pada 2009.

Mandelson membantah mengetahui atau mengingat transaksi tersebut, mempertanyakan keaslian dokumen, dan menyatakan penyesalan atas hubungannya dengan Epstein. Ia juga mengundurkan diri dari Partai Buruh.

7. Foto Brett Ratner Bersama Epstein

Foto baru memperlihatkan Sutradara Hollywood, Brett Ratner duduk di sofa bersama Epstein dan dua perempuan, dengan wajah perempuan tersebut disamarkan. Foto diduga diambil di townhouse Epstein di New York.

Ratner sebelumnya menyatakan tidak mengenal Epstein. Hingga kini, perwakilannya belum memberikan komentar terkait foto tersebut.

Rilis Epstein files ini menambah sorotan publik terhadap jejaring relasi Epstein, sekaligus membuka kembali pertanyaan lama seputar lingkaran pergaulannya sebelum kematiannya pada 2019.

Sebagai informasi, Epstein files secara keseluruhan mencakup lebih dari enam juta halaman dokumen, gambar, dan video yang memuat rincian aktivitas kriminal Jeffrey Epstein serta jejaring pergaulannya yang melibatkan sejumlah figur publik.

Pada masa kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat 2024, Donald Trump sempat mengemukakan wacana pembukaan Epstein files, namun kemudian menyebut berkas tersebut sebagai rekayasa politik.

Jeffrey Epstein adalah pemodal asal AS yang terbukti sebagai pelaku kejahatan seksual terhadap anak dan perdagangan manusia. Ia diduga merekrut ratusan hingga ribuan korban perempuan di bawah umur dan dewasa muda yang mengalami kekerasan seksual berulang.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
24 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru