HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana banjir melanda sejumlah pemukiman warga yang ada di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah sejak Senin (2/2) yang lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, setidak wilayah terdampak banjir di lima kecamatan, yakni Kecamatan Siwalan, Buaran, Tirto, Wonokerto, dan Wiradesa.
“Sebanyak 11.582 unit rumah terdampak bencana banjir,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Selasa (3/2).
Untuk kondisi terkini, Abdul mengungkapkan bahwa banjir masih menggenang dengan ketinggian air berkisar antara 10 hingga 80 sentimeter.
Menyikapi bencana tersebut, Abdul mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap berbagai potensi ancaman bencana, khususnya bahaya hidrometeorologi basah.
“Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama, masyarakat diimbau untuk melakukan evakuasi mandiri dan mengetahui jalur evakuasi yang aman,” imbaunya.
“Warga yang tinggal di daerah bantaran sungai juga diminta untuk rutin memantau ketinggian muka air serta memperbarui informasi cuaca dari lembaga resmi,” sambungnya.

