HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan langkah jangka menengah hingga panjang, untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi di Jalan Daan Mogot, khususnya di KM 13.
Sebagai solusi jangka panjang, Pramono juga mempertimbangkan pembangunan flyover dengan panjang lebih dari dua kilometer untuk mengurangi risiko banjir yang terus berulang di kawasan tersebut.
“Untuk jangka menengah hingga panjang, saya sedang mempertimbangkan pembangunan flyover dengan panjang lebih dari dua kilometer,” ujar Pramono dalam kegiatan Peninjauan Pembangungan Pompa Daan Mogot, Selasa, (3/2/2026), sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Menurutnya, tanpa penanganan struktural yang berkelanjutan, persoalan banjir di Daan Mogot akan terus terjadi. Karena itu, ia telah meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk menghitung ulang rencana pembangunan tersebut.
“Saya sudah meminta Dinas Bina Marga untuk menghitung kembali rencana tersebut, karena tanpa solusi permanen banjir akan terus berulang,” tegas Pramono.
Selain itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan melanjutkan proyek penanganan banjir yang sempat tertunda sejak 2022 dan melakukan penataan kawasan secara menyeluruh.
“Sekaligus kami akan menyelesaikan proyek yang tertunda sejak 2022 dan menata kawasan ini secara menyeluruh,” pungkasnya.

