HOLOPIS.COM, JAKARTA – Musim keempat serial Bridgerton kembali memicu diskusi di kalangan penggemar. Meski digembar-gemborkan sebagai adaptasi yang paling mendekati novel, versi layar kaca tetap melakukan penyesuaian cerita dari buku ketiga Julia Quinn, An Offer From a Gentleman.
Perubahan tersebut tidak hanya menyentuh detail kecil, tetapi juga memengaruhi alur, dinamika karakter, hingga urutan kisah keluarga Bridgerton secara keseluruhan. Berikut rangkuman perbedaan utama antara versi serial dan novel yang menjadi sorotan.
1. Posisi Kisah Benedict Tidak Lagi Sesuai Urutan Buku
Dalam novel, kisah Benedict hadir sebelum cerita Colin dan Penelope. Namun serial memilih jalur berbeda dengan lebih dulu menampilkan romansa Colin–Penelope di musim sebelumnya, yang diambil dari Romancing Mister Bridgerton.
Akibatnya, season 4 dibangun dalam konteks keluarga Bridgerton yang sudah mengalami perubahan besar, termasuk status pernikahan Colin yang tak ada di versi buku saat kisah Benedict berlangsung.
2. Misteri Lady Whistledown Sudah Terbongkar
Novel An Offer From a Gentleman masih menempatkan Lady Whistledown sebagai sosok anonim ketika Benedict menjadi tokoh utama. Kolom gosip itu hanya berfungsi sebagai pengamat, termasuk terhadap kehidupan asmara Benedict.
Sebaliknya, serial season 4 bergerak dengan kondisi identitas Lady Whistledown yang telah diketahui publik. Penonton diajak melihat Penelope menghadapi konsekuensi pengungkapan tersebut, termasuk campur tangan Ratu dalam urusan perjodohan musim ini.
3. Colin Tidak Lagi Lajang dalam Versi Serial
Dalam buku, Benedict dan Colin sama-sama belum menikah ketika cerita berlangsung. Situasi ini memungkinkan keduanya berada dalam fase kehidupan yang serupa.
Serial mengubah dinamika tersebut dengan menampilkan Colin sebagai pria berkeluarga yang telah menikah dan memiliki anak. Kondisi ini secara otomatis menggeser fokus emosional Benedict sebagai satu-satunya kakak yang belum menemukan pasangan.
4. Jarak Waktu Pertemuan Sophie Dipersingkat Drastis
Versi buku memberi jeda waktu panjang antara pertemuan Benedict dengan Sophie bertopeng dan pertemuan mereka kembali tanpa penyamaran. Selang tiga tahun itu membuat obsesi dan kebingungan Benedict terasa logis.
Serial memilih pendekatan lebih ringkas. Benedict bertemu Sophie bertopeng di pesta, lalu berjumpa lagi dengannya sebagai pelayan hanya beberapa hari kemudian, meski tetap tidak menyadari bahwa keduanya adalah orang yang sama.
5. Konflik Fisik Benedict Dibuat Lebih Intens
Dalam adaptasi Netflix, Benedict digambarkan terluka saat menyelamatkan Sophie. Luka tersebut kemudian terinfeksi dan menjadi konflik tambahan ketika mereka berada di My Cottage.
Sementara itu, novel hanya menampilkan Benedict jatuh sakit akibat demam biasa. Tidak ada insiden heroik atau luka serius seperti yang diperlihatkan di serial.
6. Interaksi Benedict dan Sophie Diperpanjang
Season 4 memperluas hubungan Benedict dan Sophie setelah kejadian di My Cottage. Sophie digambarkan datang ke rumah keluarga Bridgerton dan bekerja untuk ibu Benedict, sehingga keduanya memiliki banyak momen pertemuan yang memperdalam hubungan emosional.
Dalam buku, hubungan mereka berkembang lebih singkat tanpa rangkaian pertemuan intens di kediaman keluarga Bridgerton.
7. Momen Tawaran Menjadi Gundik Digeser
Serial menempatkan tawaran kontroversial Benedict kepada Sophie setelah hubungan mereka berkembang cukup jauh, bahkan didahului dengan hubungan intim.
Di novel, adegan tersebut muncul jauh lebih cepat. Benedict menyampaikan tawaran itu di tepi danau sebelum mereka kembali dari My Cottage, tanpa rangkaian kejadian panjang seperti di versi serial.
Sobat Holopis lebih suka versi serial atau novelnya?

