HOLOPIS.COM, JAKARTA – Apple kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor kuat bahwa raksasa teknologi asal Cupertino itu akan memecah jadwal peluncuran iPhone 18 series.
Langkah ini disebut sebagai strategi untuk menghadapi krisis memori dan komponen global yang semakin menekan industri teknologi.
Berdasarkan laporan Nikkei, Apple akan memprioritaskan produksi dan penjualan iPhone kelas premium pada paruh kedua tahun ini. Model yang dimaksud mencakup iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta perangkat paling ambisius mereka, iPhone Fold.
Sementara itu, iPhone 18 versi reguler justru dikabarkan baru akan meluncur pada paruh kedua 2027. Tak hanya itu, laporan yang sama juga menyebut iPhone Air 2 kemungkinan besar tidak akan dirilis tahun ini.
Langkah ini diyakini sebagai upaya Apple untuk mengoptimalkan sumber daya dan memaksimalkan pendapatan, di tengah lonjakan harga memori dan komponen penting lainnya.
Dengan memecah jadwal peluncuran, Apple dinilai bisa mengatur rantai pasokan dengan lebih fleksibel sekaligus menyusun strategi pemasaran yang lebih fokus.
“Kelancaran rantai pasokan adalah salah satu tantangan utama tahun ini, dan perubahan strategi pemasaran juga berperan dalam mengambil keputusan (untuk memprioritaskan model premium),”
kata eksekutif salah satu pemasok iPhone, dikutip Holopis.com dari Nikkei, Minggu (1/2/2026).
Tekanan terhadap Apple semakin besar karena sejumlah pemasok komponen kini mengalihkan kapasitas produksinya ke perusahaan AI besar seperti Nvidia, Google, dan Amazon. Kondisi ini membuat persaingan komponen semakin ketat.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, Apple dikabarkan menggelar pertemuan rutin dengan lebih banyak pemasok dan produsen material di markas besarnya. Tujuannya jelas: memastikan rantai pasok tetap stabil sepanjang 2026.
Situasi ini menjadi krusial karena Apple tengah mempersiapkan iPhone layar lipat, produk yang membutuhkan teknik manufaktur kompleks dan material baru. Produksi massal perangkat lipat ini dinilai jauh lebih menantang dibanding iPhone konvensional.
Meski Apple belum memberikan konfirmasi resmi, rumor pemecahan jadwal rilis iPhone ini bukan hal baru. Sebelumnya, The Information, Bloomberg, hingga analis Ming-Chi Kuo juga telah menghembuskan kabar serupa.

