Jokowi Lagi Uji Kesaktian

55 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Direktur eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno membaca bahwa Joko Widodo (Jokowi) sedang menguji kesaktiannya di dalam kiprah politik.

Hal ini disampaikan Adi setelah mendengar statemen berapi-api Jokowi alam penutupan Rakernas PSI (Partai Solidaritas Indonesia) di Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Sabtu, 31 Januari 2026 kemarin.

- Advertisement -

Di mana Jokowi menyatakan siap mati-matian untuk membesarkan PSI. Terlebih saat ini Jokowi bukanlah Presiden yang tidak memiliki kekuatan politik an sich seperti era menjadi Kepala Negara maupun sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP).

“Ketika Jokowi siap total besarkan PSI itu semacam kesiapan uji kesaktian,” kata Adi dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

- Advertisement -

Jika benar PSI bisa lolos ke parlemen dalam Pileg 2029 mendatang, apalagi memberikan dampak elektoral, maka publik akan melihat Jokowi memang masih sakti sekalipun bukan lagi kader PDIP.

“Kalau PSI lolos, Jokowi pasti dibilang masih sakti,” ujarnya.

Pun sebaliknya, jika tidak ada dampak signifikan, apalagi sampai PSI tetap berada di lingkaran partai kerdil elektabilitas, tentu hal itu akan memberikan dampak yang sangat tidak baik bagi citra Jokowi yang pernah menjadi penguasa selama dua periode di Republik Indonesia tersebut.

“Kalau (PSI) tak lolos, pastinya akan dikritik habis-habisan,” sambung Adi.

Bagi pengamat politik sekaligus akademisi di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Jakarta) tersebut, pembuktiannya adalah pada bagaimana PSI dan Jokowi apakah mampu meyakinkan rakyat khususnya basis pemilih terhadap kemajuan Indonesia ke depan dengan peran partai berlambang binatang Gajah tersebut.

“Tinggal uji materi apakah Jokowi masih sakti atau tidak setelah tak lagi jadi Presiden, dan pecah kongsi kan dengan PDIP. Ya kuncinya adalah kerja lapangan,” tuturnya.

Sekadar diketahui Sobat Holopis, bahwa Jokowi) berjanji akan berjuang mati-matian membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Hal itu disampaikan Jokowi di hadapan ribuan Kader PSI di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Sabtu 31 Januari 2026.

“Saya akan bekerja mati-matian untuk PSI. Saya akan bekerja habis-habisan untuk PSI,” tegas Jokowi disambut riuh ribuan Kader PSI.

Jokowi menyebut negara Indonesia perlu berpolitik yang baik dan santun. Karena menurutnya, itu adalah sosok partai yang paling bisa disukai oleh rakyat.

“Inilah yang harus kita kerjakan. Negara ini perlu partai yang baik. Karena politik itu untuk kebaikan,” jelasnya.

Saat ini kata Jokowi, PSI telah menjadi partai super TBK. PSI semakin terbuka, semakin inklusif dan akan lebih banyak lagi bergabung. Artinya kita akan semakin beragam, dan akan semakin banyak perbedaan-perbedaan.

“Perbedaan selera, perbedaan keinginan-keinginan, perbedaan kepentingan dan Perbedaan lainnya akan semakin banyak. Oleh sebab itu butuh toleransi kita. Butuh satu visi, kita butuh menjaga kerukunan, menjaga kesolidan serta menjaga persatuan di antanya kita,” tambahnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
55 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru