Iran Buka Peluang Negosiasi dengan AS, Tegaskan Tak Mau di Bawah Ancaman

49 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan Teheran terbuka untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS), namun menolak memulai dialog dalam situasi penuh tekanan. Pernyataan itu disampaikan Araghchi saat berada di Istanbul, Turkiye, Jumat (30/1).

“Iran bersedia untuk semua proses diplomatik dan siap duduk di meja perundingan, tetapi tidak dapat memulai di bawah ancaman,” ujar Araghchi dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan, dikutip Holopis.com, Minggu (1/2).

- Advertisement -

Dalam kesempatan tersebut, Araghchi menilai AS tidak pernah menunjukkan itikad baik dalam hubungan bilateral. Meski demikian, ia menegaskan Iran tetap membuka jalur diplomasi dan siap menghadapi berbagai kemungkinan, baik melalui perundingan maupun eskalasi konflik.

Menurut Araghchi, kesiapan Iran saat ini bahkan dinilai lebih tinggi dibandingkan Juni tahun lalu, ketika Israel dan AS melancarkan serangan udara terhadap wilayah Iran. Ia menegaskan negaranya telah mempersiapkan diri menghadapi seluruh skenario.

- Advertisement -

Araghchi kembali menekankan bahwa Iran tidak memiliki niat untuk mengembangkan senjata nuklir. Namun, ia memastikan kemampuan pertahanan nasional akan terus dijaga dan diperkuat tanpa menjadi bahan negosiasi.

Dalam konferensi pers yang sama, Menlu Turkiye Hakan Fidan mendesak Iran dan AS agar segera kembali ke jalur dialog. Ia menekankan bahwa diplomasi merupakan satu-satunya jalan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan.

Fidan juga menyatakan kesiapan Turkiye untuk berperan sebagai fasilitator dalam upaya mempertemukan kedua pihak. Ia menegaskan Ankara menolak penggunaan kekuatan militer sebagai solusi atas ketegangan yang berlangsung.

Pernyataan Araghchi disampaikan di tengah meningkatnya tekanan militer dari AS. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut sebuah “armada besar” yang dipimpin kapal induk Abraham Lincoln tengah bergerak menuju Iran, seraya memperingatkan bahwa waktu Teheran untuk mencapai kesepakatan semakin terbatas.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
49 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru