HOLOPIS.COM, JAKARTA – Isu kepindahan Fabio Quartararo ke Honda semakin ramai diperbincangkan menjelang MotoGP 2026. Namun di tengah derasnya spekulasi, pebalap asal Prancis itu justru memilih bersikap cuek dan enggan banyak bicara.
Seperti yang santer diberitakan, Quartararo disebut siap meninggalkan Yamaha pada akhir musim 2026 untuk bergabung dengan Honda.
Keputusan tersebut dikaitkan dengan kekecewaannya terhadap lambatnya perkembangan teknis Yamaha, yang dinilai belum mampu menandingi dominasi Ducati dan pabrikan Eropa lainnya.
Sejak meraih gelar juara dunia MotoGP 2021 dan finis sebagai runner-up pada musim berikutnya, performa Quartararo memang mengalami penurunan. Ia terakhir kali naik podium tertinggi pada 2022 dan sejak itu kesulitan bersaing di barisan depan.
Rumor yang beredar menyebut Honda telah menyiapkan kontrak berdurasi dua tahun untuk Quartararo. Sementara itu, kursinya di Yamaha dikabarkan bakal diisi Jorge Martin, sebuah skenario yang mengejutkan mengingat rivalitas panjang antara Honda dan Yamaha di MotoGP.
Saat dimintai tanggapan soal rumor tersebut, Quartararo memilih tidak menanggapi secara serius. Ia bahkan meminta publik untuk tidak mudah percaya dengan berbagai pemberitaan yang beredar.
“Terlalu banyak bicara!. Fokuslah pada apa yang bisa kita kerjakan saja,” ujar Quartararo ketika ditanya wartawan, seperti dikutip Holopis.com dari akun Twitter resmi MotoGP, Sabtu (31/1/2026).
Tak berhenti di situ, ketika ditanya lebih jauh apakah dirinya sudah menyelesaikan negosiasi dengan Honda, Quartararo hanya menjawab dengan gestur menutup mulut rapat-rapat, tanpa sepatah kata pun.
Sikap diam tersebut justru memantik spekulasi baru. Banyak pihak menilai respons Quartararo bisa menjadi kode tersirat bahwa proses negosiasi memang sedang berjalan, atau bahkan sudah hampir rampung.
Namun hingga ada pengumuman resmi, masa depan Fabio Quartararo tetap menjadi teka-teki besar di bursa pebalap MotoGP. Yang pasti, setiap gerak-geriknya kini terus menjadi sorotan.

