Reza Arap Mengatakan Keluarga Lula Lahfah Lebih Pantas Diberi Simpati Dibanding Dirinya
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Kepergian selebgram Lula Lahfah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan sahabat dekatnya, tetapi juga bagi sang kekasih, Reza Oktovian atau Reza Arap. Di tengah sorotan publik yang terus mengarah kepadanya, Reza memilih menyampaikan pesan terbuka melalui akun Twitter pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, Reza menegaskan bahwa pihak yang paling berhak menerima empati dan dukungan penuh atas kepergian Lula adalah keluarga serta sahabat-sahabat terdekat almarhumah, yang telah mendampinginya selama bertahun-tahun.
“Tidak ada yang lebih layak untuk mendapatkan dukungan dari segala bentuk ‘grief’ dan ‘duka’ selain keluarga dan sahabat-sahabat terdekat yang sudah menemani Almarhumah selama bertahun-tahun,” tulis Reza di Twitternya @yourbae, dikutip Holopis.com, Kamis (29/1).
Reza juga mengungkapkan bahwa meskipun dirinya mengenal Lula cukup lama, kebersamaan mereka sebagai pasangan hanya mencakup sebagian kecil dari perjalanan hidup almarhumah.
Ia menyebut kenangan yang dimilikinya bersama Lula baru terbangun dalam kurun waktu kurang dari satu tahun terakhir, termasuk rencana-rencana masa depan yang sempat mereka susun bersama keluarga.
“Walaupun gua mengenal Almarhumah sejak lama, tapi gua hanya mengambil sebagian kecil dari kenangan/memori Almarhumah selama hampir 1 tahun ke belakang dan (yang tadinya) rencana-rencana kami berdua dan keluarga di masa depan,” lanjutnya.
Melalui pernyataan tersebut, Reza meminta publik untuk menghentikan berbagai asumsi dan proyeksi mengenai kondisi emosinya. Ia menekankan agar perhatian dan simpati diarahkan sepenuhnya kepada keluarga inti dan lingkaran terdekat Lula.
“Kesampingkan apa yang kalian proyeksikan tentang apa yang gua rasakan, dan fokus ke keluarga dan sahabat-sahabat Almarhumah,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Reza secara jujur mengakui bahwa dirinya berada dalam kondisi rapuh dan membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Ia memilih menarik diri sejenak dari ruang publik dan berjanji akan meminta bantuan ketika waktunya tiba.
“Sementara itu, biarkan gua fokus sama diri gua sendiri, sampai nanti akan ada saatnya gua butuh kalian. Bohong kalau gua bilang gua tidak lemah dan hancur,” tulisnya.
Ia menutup unggahan tersebut dengan nada penuh kejujuran dan harapan/
“When the time’s comes. Pasti… gua pasti akan minta tolong…”