HOLOPIS.COM, JAKARTA — Tennis Indoor Senayan berubah menjadi “medan perang” penuh emosi pada Minggu (25/1/2026). Ribuan pasang mata saksi bisu kemegahan Grand Final M7 World Championship, di mana tim kebanggaan tanah air, Alter Ego, bertarung habis-habisan melawan raksasa Filipina, Aurora.
Meskipun trofi M7 akhirnya dibawa pulang oleh Aurora, atmosfer di Jakarta membuktikan satu hal Indonesia bukan sekadar tuan rumah, melainkan episentrum esports dunia.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, yang hadir langsung di lokasi, menegaskan bahwa fenomena ini melampaui layar ponsel. Baginya, keberhasilan Alter Ego mencapai final di tengah kepungan tim-tim global adalah kemenangan mentalitas.
“Bagi saya, Alter Ego sudah menjadi pemenang. Kehadiran mereka di final dan antusiasme fanbase yang luar biasa menunjukkan bahwa ekosistem kita kuat dan berpotensi menjadi new engine of growth bagi ekonomi kreatif,” ujar Irene Umar dengan penuh semangat.
Kemeriahan ini tidak hanya terasa di dalam stadion, karena secara digital dunia turut memantau dengan catatan lebih dari 5 juta penonton daring yang menunjukkan betapa magnetisnya persaingan MLBB internasional.
Di lokasi acara, ribuan penonton luring memadati tribun dan menciptakan gemuruh tanpa henti dari awal hingga akhir laga. Tak hanya itu, kehadiran M7 Carnival berhasil mentransformasi area pertandingan menjadi festival subsektor ekraf yang meriah, mulai dari sajian kuliner nusantara, pertunjukan musik, hingga pameran produk kreatif dari UMKM lokal.
Keberhasilan Jakarta menyelenggarakan M7 juga mendapat sorotan dari Prince Faisal bin Bandar bin Sultan Al Saud, Presiden International Esports Federation (IESF). Ia memuji bagaimana MLBB di Indonesia tumbuh bersama komunitas yang membanggakan dan ekosistem yang berkelanjutan bagi pemain, kreator, hingga penggemar.
Event ini bukan sekadar turnamen musiman. Kehadiran pejabat teras seperti Staf Khusus Menteri Jago Anggara dan Direktur Gim Luat Sihombing mendampingi Wamen Ekraf menunjukkan sinyal kuat: pemerintah menempatkan gim sebagai subsektor strategis.
M7 World Championship 2026 di Jakarta telah usai, namun pesan yang ditinggalkan sangat jelas: Indonesia siap memaksimalkan event skala dunia untuk memperkuat daya saing global menuju visi Indonesia Emas 2045.

