HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Udara resmi memulai latihan dasar Survival Wing Udara 1.1 Grup 1 Angkut TA 2026. Rangkaian latihan dimulai dengan pelaksanaan Apel Pembukaan yang dipimpin oleh Komandan Wing Udara 1.1 Kolonel Pnb Puguh Yulianto.
Apel digelar di Apron Selatan Mako Grup 1 Angkut, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, kemarin.
Pembukaan latihan ditandai dengan penyematan tanda latihan kepada perwakilan Komando Latihan (Kolat) dan pelaku Latihan. Tahapan itu sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan Latihan Survival Dasar Wing Udara 1.1.
Dalam apel itu, dibacakan amanat Komandan Grup 1 Angkut, Marsma TNI Ali Gusman selaku Pimpinan Umum Latihan. Marsma TNI Ali menyampaikan latihan Survival Dasar merupakan bagian penting dari pembinaan kesiapan personel. Hal itu khususnya bagi penerbang dan crew pesawat angkut.

Menurut Marsma Ali, latihan ini bukan sekadar pemenuhan program Latihan. Tapi, kata dia, juga sebagai bekal fundamental yang wajib dimiliki oleh setiap crew pesawat angkut.
“Agar mampu menjaga keselamatan diri dan rekan, serta menjamin keberlangsungan pelaksanaan tugas dalam berbagai situasi,” kata Marsma Ali, dalam keterangannya yang dikutip dari laman resmi TNI AU, Selasa, (27/1/2026).
Lebih lanjut, dia mengingatkan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh. Menurut dia, penting setiap peserta agar mengikuti latihan penuh disiplin, dan rasa tanggung jawab yang tinggi.
“Para peserta juga diharapkan memahami serta melaksanakan seluruh materi latihan, mematuhi arahan pelatih, ketentuan, dan prosedur keselamatan yang telah ditetapkan,” jelas Marsma Ali.
Adapun latihan Survival Dasar Wing Udara 1.1 direncanakan berlangsung selama sepekan. Lokasi latihan ini di wilayah Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma.
Dalam prosesnya, setelah pembukaan, para peserta akan melaksanakan bina kelas selama dua hari untuk menerima materi teori, kemudian dilanjutkan dengan gladi medan.

