HOLOPIS.COM, JAKARTA – PT KAI (Kereta Api Indonesia) Persero resmi membuka penjualan tiket kereta api untuk masa angkutan Lebaran 2026. Sama seperti tahun sebelumnya, KAI kembali menerapkan skema pemesanan H-45, yang memungkinkan calon penumpang membeli tiket sejak 45 hari sebelum jadwal keberangkatan.
Tiket kereta untuk perjalanan perdana Lebaran, yakni tanggal 11 Maret 2026, sudah bisa dipesan mulai Minggu, 25 Januari 2026. Kebijakan penjualan tiket lebih awal ini diterapkan dalam rangka mengatur lonjakan penumpang yang ingin mudik Lebaran.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan, kebijakan ini memberikan ruang yang cukup bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan lebih matang. Di sisi lain, KAI juga dapat mengelola arus penumpang agar tidak terkonsentrasi pada hari-hari tertentu.
“Dengan sistem H-45, pelanggan punya waktu lebih panjang untuk menyusun rencana perjalanan. Ini juga membantu KAI dalam mendistribusikan arus penumpang agar lebih merata selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Anne di Jakarta, (26/1).
Tingginya minat masyarakat untuk mudik Lebaran sambung Anne, kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Karena itu, KAI mengimbau masyarakat agar hanya membeli tiket melalui kanal resmi.
Beberapa jalur pemesanan resmi yang tersedia antara lain aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, Contact Center 121, serta mitra penjualan resmi dan online travel agent (OTA) yang telah bekerja sama dengan KAI.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu membeli tiket di kanal resmi. Selain lebih aman, calon penumpang juga terhindar dari biaya tambahan yang tidak seharusnya,” tegas Anne.
- · 25 Januari: Keberangkatan 11 Maret;
- · 26 Januari: Keberangkatan 12 Maret;
- · 27 Januari: Keberangkatan 13 Maret;
- · 28 Januari: Keberangkatan 14 Maret;
- · 29 Januari: Keberangkatan 15 Maret;
- · 30 Januari: Keberangkatan 16 Maret;
- · 31 Januari: Keberangkatan 17 Maret;
- · 1 Februari: Keberangkatan 18 Maret;
- · 2 Februari: Keberangkatan 19 Maret;
- · 3 Februari: Keberangkatan 20 Maret;
- · 4 Februari: Keberangkatan 21 Maret;
- · 5 Februari: Keberangkatan 22 Maret;
- · 6 Februari: Keberangkatan 23 Maret;
- · 7 Februari: Keberangkatan 24 Maret;
- · 8 Februari: Keberangkatan 25 Maret;
- · 9 Februari: Keberangkatan 26 Maret;
- · 10 Februari: Keberangkatan 27 Maret;
- · 11 Februari: Keberangkatan 28 Maret;
- · 12 Februari: Keberangkatan 29 Maret;
- · 13 Februari: Keberangkatan 30 Maret;
- · 14 Februari: Keberangkatan 31 Maret;
- · 15 Februari: Keberangkatan 1 April.

