Ini 10 Manfaat Tumbuhan Kumis Kucing Untuk Kesehatan

6 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Tanaman kumis kucing (Orthosiphon stamineus) bukan hanya sekadar tanaman hias di banyak daerah di Indonesia tanaman ini juga dimanfaatkan sebagai bahan herbal untuk kesehatan.

Dikutip Holopis.com dari Alodokter Kementerian Kesehatan RI, daun kumis kucing mengandung berbagai zat alami seperti flavonoid, triterpenoid, fenolik, sinensetin, eupatorin, glikosida, dan saponin yang memiliki potensi antioksidan, antiradang, antibakteri, dan antidiabetes.

- Advertisement -

Berikut ini sejumlah manfaat kumis kucing yang sering dikaitkan dengan kesehatan tubuh, lengkap dengan penjelasan kegunaannya :

1. Membantu Meredakan Asam Urat

Kumis kucing diyakini bermanfaat meredakan gejala asam urat karena kandungan flavonoid dan fenolik yang berperan sebagai anti-radang. Senyawa ini dapat membantu menurunkan pembentukan asam urat dan meningkatkan pengeluaran asam urat lewat urine.

- Advertisement -

2. Menurunkan Tekanan Darah

Kandungan sinensetin pada kumis kucing memiliki aktivitas diuretik yang kuat, sehingga membantu tubuh mengeluarkan kelebihan natrium lewat urine. Dengan pengeluaran natrium berlebih ini, tekanan darah berpotensi menurun manfaat yang sering dikaitkan dalam pengelolaan hipertensi ringan.

3. Mengatasi Gejala Rematik

Senyawa fenolik dan flavonoid dalam kumis kucing memiliki efek antiradang yang dapat membantu menurunkan respons imun berlebih yang sering terjadi pada kondisi rematik, termasuk radang sendi (rheumatoid arthritis), sehingga kemungkinan dapat meringankan gejala radang sendi.

4. Menstabilkan Kadar Gula Darah

Kumis kucing juga disebut punya manfaat dalam membantu stabilisasi kadar gula darah. Senyawa aktif di dalamnya dipercaya dapat membantu produksi serta fungsi hormon insulin yang berperan penting dalam pengaturan gula darah.

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Ekstrak kumis kucing dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan trigliserida dalam darah. Kombinasi ini, bersama stabilisasi gula darah, membuat konsumsi kumis kucing dianggap baik untuk mendukung kesehatan kardiovaskular.

6. Meringankan Keluhan Menstruasi

Untuk sebagian wanita, konsumsi kumis kucing secara tradisional diyakini membantu mengurangi nyeri dan pendarahan berlebih saat menstruasi. Ini karena ekstraknya mampu memengaruhi kadar prostaglandin yang memicu nyeri haid.

7. Membantu Atasi Infeksi Saluran Kemih

Kumis kucing sering digunakan untuk membantu mengatasi infeksi saluran kemih (ISK). Kombinasi efek antibakteri dan diuretik dalam tanaman ini membantu menyingkirkan bakteri penyebab infeksi, sekaligus mempercepat aliran urine yang mempercepat proses penyembuhan.

8. Mendukung Pengelolaan Batu Ginjal

Efek diuretik dan anti-radang pada kumis kucing membuatnya populer dalam ramuan tradisional untuk membantu mencegah pembentukan batu ginjal baru serta membantu melarutkan batu ginjal berukuran kecil. Meski demikian, bukti ilmiahnya masih memerlukan kajian lebih lanjut.

9. Membantu Mengurangi Gejala Asma

Beberapa penelitian awal menunjukkan kumis kucing berpotensi membantu meredakan gejala asma berkat efek antiradang dan antioksidannya. Namun, ini masih berada dalam tahap penelitian awal dan belum bisa dijadikan pengobatan utama.

10. Menjaga Kesehatan Hati

Kandungan antioksidan dalam kumis kucing berperan dalam melawan radikal bebas serta membantu mengurangi peradangan pada hati. Meski hasil awal menunjukkan potensi untuk kesehatan hati, manfaatnya masih membutuhkan lebih banyak bukti ilmu klinis.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
6 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru