WHO Kritik Keputusan AS Tarik Diri dari Keanggotaan


Oleh : Darin Brenda Iskarina

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Sabtu (24/1) menyatakan bahwa alasan yang disampaikan Amerika Serikat terkait keputusannya menarik diri dari WHO tidak sesuai dengan fakta.

Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus melalui platform media sosial X. Ia memperingatkan bahwa langkah penarikan tersebut justru akan berdampak buruk, tidak hanya bagi Amerika Serikat, tetapi juga bagi dunia secara keseluruhan.

“Langkah ini hanya akan membuat Amerika Serikat dan dunia semakin tidak aman,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip Holopis.com, Senin (26/1).

Sebelumnya, pada Selasa (20/1), Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif terkait penarikan keanggotaan negaranya dari WHO.

Tedros menyatakan harapannya agar Amerika Serikat dapat kembali terlibat secara aktif dalam WHO di masa mendatang.

“Amerika Serikat diharapkan akan kembali berpartisipasi aktif dalam WHO di masa depan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, keputusan hengkang dari WHO diambil Presiden AS Donald Trump pada hari pertamanya kembali menjabat di Gedung Putih, 20 Januari 2025. Saat itu, Trump menandatangani perintah eksekutif yang menginstruksikan penarikan AS dari organisasi kesehatan global tersebut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa menerima pemberitahuan resmi terkait langkah tersebut dua hari kemudian. Sesuai piagam WHO, pengunduran diri sebuah negara anggota baru berlaku satu tahun setelah pemberitahuan disampaikan secara resmi.

Di tengah situasi itu, Tedros juga menyinggung kondisi internal WHO yang tengah melakukan penyesuaian anggaran. Ia menyebut organisasi tersebut secara bertahap menangani tantangan pendanaan melalui reformasi struktural dan pengaturan ulang anggaran operasional.

Tampilan Utama