Usai Operasi SAR, Polres Pangkep Bersihkan Sampah di Gunung Bulusaraung

21 Shares

HOLOPIS.COM, PANGKEP – Polres Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) membersihkan sampah di sepanjang jalur pendakian Gunung Bulusaraung, Sabtu (24/1).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Operasi Kemanusiaan Evakuasi Pesawat ATR 42-500 yang telah berlangsung selama tujuh hari.

- Advertisement -

Memasuki hari ke delapan, Polres Pangkep kembali ke Gunung Bulusaraung, dengan fokus pada pemulihan lingkungan yang menjadi lokasi utama operasi pencarian dan evakuasi.

Kapolres Pangkep AKBP M. Husni Ramli mengatakan, sebanyak 60 personel Polres Pangkep diterjunkan dalam kegiatan tersebut, dengan dukungan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung serta Komunitas Pemerhati Wisata Dentong.

- Advertisement -

“Pengabdian Polri tidak berhenti setelah evakuasi ATR 42-500 selesai. Sebagai bentuk tanggung jawab moral, kami kembali ke alam ini untuk membersihkannya. Karena menjaga lingkungan adalah bagian dari menjaga kehidupan,” ujar AKBP M. Husni Ramli, saat dikonfirmasih Holopis.com, Minggu (25/1).

Dia mengatakan, dalam operasi pembersihan sampah ini tim dibagi menjadi dua regu. Regu pertama melakukan pembersihan di sekitar Kantor Desa Tompobulu guna menjaga kebersihan lingkungan pemukiman warga.

Sementara regu kedua melaksanakan pembersihan sepanjang jalur pendakian Gunung Bulusaraung hingga ke jalur atas lokasi jatuhnya pesawat. Operasi pembersihan dipimpin langsung oleh Kapolres Pangkep.

“Masing-masing dengan kekuatan gabungan yang terdiri dari 60 personel Polres Pangkep, enam personel Balai TN Bantimurung Bulusaraung, serta tujuh personel Komunitas Dentong,”bebernya.

Dia menginstruksikan agar memungut semua sampah sepanjang jalur pendakian, seperti botol plastik, bungkus makanan, dan sisa aktivitas manusia lainnya.

“Jalur yang sebelumnya menjadi medan berat pencarian korban pesawat ATR 42-500, kini difokuskan sebagai area pemulihan lingkungan,”jelas Husni Ramli.

Selain melakukan pembersihan kata dia, personel juga berdialog dengan masyarakat dan para pendaki, mengajak seluruh pihak untuk turut menjaga kelestarian Gunung Bulusaraung sebagai aset alam yang harus dijaga bersama.

Warga Desa Tompobulu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kegiatan Bakti ATR tersebut.

Menurut warga, kegiatan ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memberikan contoh nyata kepedulian terhadap alam.

“Melalui kegiatan Bakti ATR ini, tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan kehidupan masyarakat,”tutupnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
21 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis