HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bagi sebagian besar anak muda, beristirahat sering kali dianggap sebagai sebuah kesalahan atau bentuk ketidakteraturan. Padahal, terus memaksakan diri saat tubuh sudah memberikan sinyal kelelahan justru menjadi tiket tercepat menuju kondisi burnout yang parah.
Menyadari batasan energi dan mengenali kapan tubuh harus berhenti sejenak adalah kunci utama untuk menjaga keseimbangan hidup. Kabar baiknya, tetap bertenaga sepanjang hari kerja bukanlah hal yang mustahil jika kamu memahami seni manajemen energi yang tepat.
Pola Tidur Teratur
Langkah paling mendasar yang sering disepelekan adalah menjaga kualitas tidur malam. Tidur yang bermutu merupakan fondasi utama bagi pemulihan tubuh dan pikiran. Untuk mendapatkan hasil maksimal, cobalah untuk disiplin tidur pada jam yang sama setiap malam dan mulailah menjauhi layar gawai setidaknya satu jam sebelum terlelap.
Suasana kamar yang tenang, sejuk, dan minim pencahayaan akan mempercepat tubuh masuk ke mode istirahat. Jangan lupa untuk menghindari konsumsi kafein atau alkohol sejak sore hari agar kamu tidak sering terbangun di tengah malam. Dengan tidur yang cukup, otak akan bekerja lebih fokus dan fisik terasa lebih ringan untuk memulai hari.
Coba Aktivitas Ringan
Selain kualitas tidur, penting juga untuk menyisipkan aktivitas yang menenangkan di sela-sela rutinitas pekerjaan. Tidak perlu menunggu jam kantor berakhir untuk sekadar menyegarkan pikiran. Kamu bisa mencoba kegiatan sederhana seperti membaca buku ringan, menulis jurnal, atau sekadar melakukan peregangan tubuh.
Aktivitas-aktivitas menyenangkan ini berfungsi sebagai “napas tambahan” yang memberi ruang bagi otak untuk keluar sejenak dari mode kerja yang monoton.
Dengan menjadwalkan waktu pribadi di tengah kesibukan, energi mental kamu akan tetap stabil hingga penghujung hari tanpa harus merasa terbebani oleh target yang bertumpuk.
Istirahat Singkat di Waktu Kerja
Terakhir, cobalah untuk tidak bekerja secara nonstop dalam satu tarikan napas. Memberikan jeda singkat selama lima menit setiap satu jam sekali terbukti sangat efektif untuk menjernihkan kembali pikiran yang mulai jenuh. Kamu bisa memanfaatkan waktu singkat ini untuk berjalan-jalan santai atau menggerakkan badan agar sirkulasi darah lebih lancar.
Namun, satu hal yang harus dihindari, jangan habiskan waktu jeda tersebut untuk memantau media sosial, karena aktivitas tersebut justru akan membuat mental semakin lelah. Dengan menerapkan jeda secara teratur, pekerjaan akan terasa jauh lebih ringan dan performa kamu pun akan tetap optimal hingga sore hari.

