HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kekalahahan 0-3 dari Juventus, membuat Napoli makin tertinggal dalam jalur perburuan scudetto. Kini, Partenopei terpaut jauh sembilan poin dengan sang pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan.
Dari data klasemen Serie A, Napoli berada di urutan 4 dengan 43 poin dari 22 laga. Inter di puncak klasemen meraup 52 poin dari 22 laga.
Di urutan kedua, ada AC Milan dengan 43 poin dari 22 laga. Lalu, posisi tiga ada AS Roma yang sama mengumpulkan poin 43 sama dengan Napoli. Tapi, Il Lupi unggul dalam agregat gol.
Bermain tandang ke Allianz Stadium, Minggu (26/1), Napoli berhasil memenangkan penguasaan bola. Dari data ESPN, Napoli berhasil memenangkan ball possession 59 persen. Sementara, Juventus 41 persen.
Namun, I Bianconeri lebih efektif dalam melancarkan serangan dan menciptakan peluang emas. Dari 13 shots sepanjang laga, Juventus berhasil membuat 6 shots on target.
Lalu, dari Napoli 9 tendangan, hanya 1 shots on target. Tiga gol kemenangan Juve dicetak Jonathan David menit 22, Kenan Yildiz (77), Filip Kostic (86).
Adapun dengan kemenangan atas Napoli, kini Juve nangkring di urutan lima klasemen. Juve meraup 42 poin atau selisih satu poin dengan Napoli.

Pengakuan Conte
Juru taktik Napoli, Antonio Conte menolak menyalahkan para pemainnya setelah kekalahan 3-0 melawan Juventus. Tapi, ia menyindir kepemimpinan wasit dalam laga itu.
Dia pun melempar ompngan soal peluang Partenopei memenangkan Scudetto adalah ‘absurd’. Napoli kini terpaut sembilan poin di bawah pemimpin klasemen Inter.
Partenopei datang ke markas Juve tanpa sepuluh pemain tim utama termasuk Kevin De Bruyne, Billy Gilmour, David Neres, Matteo Politano, Amir Rrahmani, dan Vanja Milinkovic-Savic.
Giovane melakukan debutnya sebagai pemain pengganti di babak kedua. Pemain asal Brasil itu debut kurang dari 24 jam setelah menyelesaikan kepindahannya dari Verona.
Menurut Conte, saat tim asuhannya tertinggal 0-1, permainan masih seimbang. Napoli pun masih berupaya menyamakan kedudukan.
“Setelah kami kebobolan gol kedua, ruang terbuka bagi mereka, dan mereka juga mencetak gol ketiga,” kata Conte kepada Sky Sport yang dikutip dari Football Italia.
Bagi Conte, para pemainnya di laga vs Juve sudah memberikan segalanya. “Terkadang Anda berhasil melewati rintangan, terkadang tidak. Hari ini, kami hanya berhasil sebagian,” tuturnya.
Dia juga menyinggung soal Napoli memprotes potensi penalti sebelum jeda. Conte ingin sang wasit mestinya bisa fair dalam mengecek VAR di lapangan.
“Saya memberi tahu Mariani, yang menjadi wasit kami saat melawan Verona. Bahwa dia dua kali dipanggil ke VAR dan mengubah keputusannya,” tutur Conte.

