Meta Hentikan Fitur AI Characters untuk Remaja di Seluruh Dunia
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Perusahaan teknologi Meta resmi menghentikan akses fitur karakter kecerdasan buatan (AI characters) bagi pengguna remaja di seluruh dunia. Kebijakan ini berlaku untuk semua aplikasi Meta dan mulai diterapkan secara global.
Dikutip Holopis.com dari TechCrunch, Senin (26/1/2026), Meta menegaskan bahwa langkah ini bukan penghentian permanen. Perusahaan justru tengah menyiapkan versi baru AI characters dengan sistem perlindungan yang lebih ketat, khususnya untuk remaja dan orang tua.
Keputusan Meta muncul di tengah sorotan hukum. Perusahaan teknologi raksasa itu akan menghadapi persidangan di New Mexico, Amerika Serikat, terkait dugaan gagal melindungi anak-anak dari risiko eksploitasi seksual di platform digital.
Pada waktu yang hampir bersamaan, laporan Wired juga mengungkap upaya Meta untuk membatasi proses pengumpulan bukti terkait dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja.
Sebelumnya, pada Oktober lalu, Meta sempat memperkenalkan pratinjau fitur kontrol orang tua untuk AI characters.
Fitur tersebut memungkinkan orang tua memantau topik percakapan, memblokir karakter tertentu, hingga menonaktifkan sepenuhnya interaksi anak dengan AI.
Namun, alih-alih meluncurkan fitur itu secara bertahap, Meta memilih menarik akses AI characters untuk remaja sepenuhnya hingga sistem baru benar-benar siap dirilis.
Meta menyebut keputusan ini diambil setelah mendengar masukan dari banyak orang tua yang menginginkan kontrol lebih besar dan transparansi terhadap aktivitas digital anak-anak mereka.
Penghentian akses berlaku bagi akun yang terdaftar sebagai remaja berdasarkan tanggal lahir, termasuk akun yang mengklaim sebagai orang dewasa namun terdeteksi sebagai remaja lewat teknologi prediksi usia Meta.
Ke depan, Meta memastikan AI characters versi terbaru akan dibekali kontrol orang tua bawaan, dengan respons AI yang disesuaikan usia serta dibatasi pada topik aman seperti pendidikan, olahraga, dan hobi.