Review Film : People We Meet On Vacation

42 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – People We Meet on Vacation menjadi salah satu film komedi romantis yang paling dinantikan pada 2026. Diadaptasi dari novel laris karya Emily Henry, film ini mengangkat kisah persahabatan yang perlahan berubah menjadi cinta, dibalut perjalanan, kenangan masa lalu, dan perasaan yang tertahan selama bertahun-tahun.

Sejak awal diumumkan, adaptasi layar lebar ini langsung mencuri perhatian, terutama dari para penggemar novel aslinya. Film ini dibintangi Emily Bader dan Tom Blyth, dengan arahan sutradara Brett Haley, yang dipercaya menerjemahkan dinamika hubungan Poppy dan Alex ke layar dengan pendekatan emosional yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

- Advertisement -

Review Film People We Meet On Vacation

Film ini dibuka dengan alur yang cukup kuat dan berhasil memancing rasa penasaran penonton. Akting Emily Bader sebagai Poppy Wright dan Tom Blyth sebagai Alex Nilsen langsung membuat penonton terikat dengan kisah mereka. Chemistry keduanya terasa natural, dengan dialog yang mengalir dan keheningan canggung yang justru memperkuat kedekatan emosional.

Ketertarikan semakin terasa karena Alex digambarkan telah memiliki pacar. Situasi ini membuat hubungan Poppy dan Alex berada di wilayah abu-abu, mendorong penonton terus bertanya-tanya bagaimana arah kisah cinta mereka akan berkembang.

- Advertisement -

Namun, film ini tampaknya akan lebih dinikmati oleh penonton yang belum membaca novel aslinya. Tanpa beban ekspektasi, alur cerita terasa ringan dan cukup utuh. Sebaliknya, bagi pembaca buku, beberapa bagian mungkin terasa kurang memuaskan. Sejumlah adegan penting dipersingkat, bahkan ada momen di novel yang tidak dihadirkan sama sekali, sehingga kedalaman emosi yang diharapkan terasa berkurang.

People We Meet On Vacation
Film People We Meet On Vacation. [Foto: Netflix]

Kekuatan utama film ini terletak pada dialog dan kutipan-kutipannya. Karakter Poppy digambarkan sebagai sosok yang selalu “kabur” dari satu tempat ke tempat lain, enggan menetap terlalu lama. Sebagai travel writer, perjalanan menjadi pelariannya.

Namun seiring waktu, muncul keinginan sederhana namun kuat untuk memiliki rumah di satu tempat, dalam jangka waktu lama, bersama Alex. Dialog-dialog semacam inilah yang membuat film ini terasa menyentuh.

Meski demikian, film ini juga menyisakan dilema moral yang bisa membuat sebagian penonton merasa tidak nyaman. Kedekatan Poppy dan Alex dapat dipandang sebagai bentuk perselingkuhan emosional, mengingat Alex masih memiliki pasangan sepanjang sebagian besar cerita. Penilaian terhadap hal ini sangat bergantung pada sudut pandang dan nilai moral masing-masing penonton.

Secara keseluruhan, People We Meet on Vacation menawarkan kisah romantis yang hangat dan penuh dialog indah, meski tidak sepenuhnya memuaskan semua ekspektasi. Film ini tetap layak ditonton, terutama bagi mereka yang ingin menikmati romansa ringan dengan sentuhan reflektif tentang cinta, waktu, dan pilihan hidup.

Holopis.com memberikan film ini nilai 6.8/10. Sobat Holopis sudah nonton atau baca novelnya belum?

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
42 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis