PHRI ProConnect dan ASEANTA Perkuat Ekosistem SDM Pariwisata Indonesia


Oleh : Muhammad Ibnu Idris

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) bersama ProConnect, serta didukung oleh ASEAN Tourism Association (ASEANTA), menyelenggarakan Sesi Onboarding Nasional ProConnect sebagai inisiatif strategis untuk mempercepat transformasi dan digitalisasi rekrutmen SDM di sektor pariwisata dan perhotelan Indonesia.

Kegiatan yang dihadiri oleh hotel-hotel serta pengurus PHRI dari berbagai wilayah di Indonesia ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pelaku industri, asosiasi, dan platform digital untuk mendorong adopsi sistem rekrutmen yang lebih modern, efisien, dan berbasis kebutuhan nyata industri.

Inisiatif ini bertujuan mendorong digitalisasi proses rekrutmen SDM pariwisata dan perhotelan yang profesional dan berkualitas di Indonesia, khususnya di kalangan anggota PHRI, melalui pemanfaatan platform rekrutmen talenta berbasis keterampilan dan sertifikasi, dalam kerangka implementasi Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professionals (MRA-TP) yang telah memiliki kebijakan di tingkat ASEAN namun manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan oleh industri.

Ketua Umum PHRI, Hariyadi Sukamdani, menegaskan bahwa peran industri sebagai pengguna utama tenaga kerja harus menjadi penggerak utama peningkatan kualitas SDM pariwisata.

"Industri adalah pihak yang paling memahami kebutuhan tenaga kerja di lapangan. Karena itu, transformasi rekrutmen harus dipimpin oleh industri sendiri," kata Hariyadi dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Minggu (25/1/2026).

Oleh sebab itu, peran ProConnect menjadi pelengkap dari kebutuhan penyediaan SDM ketenagakerjaan di bidang industri dan kepariwisataan tersebut.

"ProConnect menjadi salah satu alat strategis bagi anggota PHRI untuk mendapatkan akses terhadap talenta yang kompeten, siap kerja, dan sesuai dengan kebutuhan usaha," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden ASEANTA, Eddy Soemawilaga, menyampaikan bahwa inisiatif ini menunjukkan bagaimana kolaborasi berbasis industri dapat menjadi solusi atas tantangan implementasi kebijakan di tingkat regional.

"ASEANTA siap terus bekerja sama dengan PHRI untuk memastikan ProConnect memberikan manfaat nyata bagi industri dan tenaga profesional pariwisata," kata Eddy.

Kemudian, ia pun mendorong agar seluruh pegiat perhotelan dan pariwisata di bawah koordinasi Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia untuk memaksimalkan penggunaan ProConnect dalam memenuhi kebutuhan human resources mereka.

"Saya mengajak seluruh anggota PHRI untuk memanfaatkan ProConnect secara aktif sebagai employer dan bersama-sama mewujudkan kualitas SDM pariwisata ASEAN, khususnya Indonesia, yang lebih kuat," tukasnya.

Selanjutnya, CEO sekaligus Co-Founder ProConnect, Gautama Adi Kusuma, menjelaskan bahwa ProConnect dirancang sebagai platform rekrutmen yang dibangun khusus untuk sektor pariwisata dan perhotelan.

"ProConnect menghubungkan kebutuhan industri dengan talenta pariwisata dan perhotelan yang telah terverifikasi berdasarkan keterampilan dan sertifikasi. Tujuannya sederhana (yakni) membantu hotel dan pelaku usaha merekrut talenta profesional dengan tepat, lebih cepat, dan lebih terpercaya," kata Gautama.

Kerja sama antara PHRI dan ProConnect akan terus berlanjut melalui koordinasi dan diskusi lanjutan dengan hotel-hotel serta anggota PHRI untuk memperluas proses onboarding ke dalam platform ProConnect.

Melalui kolaborasi PHRI, ProConnect, dan ASEANTA, inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi penguatan ekosistem SDM pariwisata yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan industri.

Tampilan Utama