HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bantuan logistik dan personel dikerahkan ke wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bencana longsor terjadi di wilayah itu dengan sementara sudah menewaskan 10 orang dan 83 orang masih hilang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandung mengirimkan bantuan logistik dan personel ke wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bantuan itu untuk mendukung percepatan penanganan darurat bencana.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bandung, Robby Darwan menjelaskan, pengiriman bantuan dilakukan pada Sabtu petang. Langkah itu sebagai respons cepat atas kebutuhan mendesak di lokasi.
Ia merincikan bantuan yang dikirim meliputi 500 karung, 40 dus air mineral, 20 cangkul, 10 sekop. Selain itu, ada 75 selimut, dan 19 paket sembako.
Robby menambahkan pihaknya juga menyiapkan sarung tangan, kantong jenazah, serta perlengkapan higienis meski jumlahnya terbatas.
“Sembako sudah kami kemas dalam paket, isinya lengkap,” kata Robby dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar, Minggu, (25/1/2026).
Selain bantuan logistik, BPBD Kota Bandung juga membawa perlengkapan tenda. Robby mengatakan ada opsi dengan rencana bermalam bila situasi penanganan membutuhkan kehadiran lebih lama.
“Kami melihat situasi di sana, kalau memang harus membantu dengan menginap, kami siap bertenda dan menginap di lokasi,” jelas Robby.
Untuk tahap awal, sudah ada 10 personel dikerahkan ke lokasi longsor. Pun, pendataan relawan tambahan dari Kota Bandung masih berlangsung.
“Sementara ini kami bawa 10 personel, nanti mungkin akan ada relawan dari Kota Bandung juga tapi itu belum terinventarisir,” kata Robby.
Dari keterangan, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan bencana longsor terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari. Bencana itu juga memicu puluhan korban lainnya hilang.
Abdul menambahkan peristiwa longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Kecamatan Cisarua, tepatnya di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah.

