Kepala WHO : Alasan AS Keluar dari WHO Tidak Benar
HOOPIS.COM, JAKARTA - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa alasan yang disampaikan Amerika Serikat (AS) terkait keputusannya menarik diri dari WHO tidak sesuai dengan fakta. Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (24/1).
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan kritik tersebut melalui platform media sosial X. Ia menilai langkah AS itu berpotensi membawa dampak serius bagi upaya kesehatan global.
“Penarikan diri ini akan membuat Amerika Serikat dan dunia menjadi kurang aman,” ujar Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip Holopis.com, Minggu (25/1).
Sementara itu, seorang pejabat pers WHO mengonfirmasi bahwa AS hingga kini masih memiliki tunggakan iuran keanggotaan. Meski telah mengumumkan niat keluar dari WHO sejak setahun lalu, kewajiban finansial tersebut belum diselesaikan.
“Hingga saat ini, AS belum membayar jumlah tagihan kontribusi yang diperhitungkan untuk periode dua tahun 2024–2025,” kata pejabat pers WHO dalam surel kepada Xinhua, Rabu (21/1).
Berdasarkan laporan terbaru National Public Radio (NPR), total tunggakan iuran AS kepada WHO mencapai sekitar 278 juta dolar AS.
Pejabat WHO tersebut menambahkan bahwa agenda penarikan resmi AS akan dibahas dalam pertemuan Dewan Eksekutif WHO mendatang. Sekretariat WHO, lanjutnya, akan bertindak sesuai arahan dan keputusan badan pengatur organisasi tersebut.
Sebagai informasi, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk menarik keanggotaan AS dari WHO pada 20 Januari 2025. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kemudian menerima pemberitahuan resmi terkait keputusan tersebut dua hari setelahnya.
Sesuai dengan piagam WHO, penarikan diri suatu negara anggota baru berlaku efektif satu tahun setelah pemberitahuan resmi disampaikan.