5 Penyebab Rambut Sering Rontok yang Perlu Diwaspadai

37 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTARambut rontok merupakan masalah yang sering dialami banyak orang, baik perempuan maupun laki-laki. Dalam batas tertentu, rambut rontok sebenarnya masih tergolong normal. Namun, jika jumlah rambut yang rontok terasa berlebihan dan terjadi terus-menerus, kondisi ini patut diwaspadai.

Berbagai faktor dapat memicu kerontokan rambut, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi kesehatan tertentu. Mengetahui penyebabnya menjadi langkah awal yang penting agar penanganan bisa dilakukan secara tepat.

- Advertisement -

Berikut ini Sobat Holopis, lima penyebab rambut sering rontok yang umum terjadi.

1. Stres Berlebihan

Stres fisik maupun emosional dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut. Saat tubuh mengalami stres berat, folikel rambut bisa masuk ke fase istirahat lebih cepat, sehingga rambut mudah rontok dalam jumlah banyak. Kondisi ini biasanya muncul beberapa bulan setelah pemicu stres terjadi.

- Advertisement -

2. Perubahan Hormon

Ketidakseimbangan hormon menjadi salah satu penyebab utama rambut rontok, terutama pada perempuan. Kehamilan, melahirkan, menopause, atau gangguan hormon tertentu dapat memicu kerontokan rambut karena memengaruhi siklus pertumbuhan rambut secara alami.

3. Pola Makan yang Kurang Seimbang

Asupan nutrisi yang tidak mencukupi, seperti kekurangan protein, zat besi, zinc, dan vitamin, dapat membuat rambut menjadi rapuh dan mudah rontok. Rambut membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kuat dan sehat, sehingga pola makan berperan penting dalam menjaga kesehatan rambut.

4. Perawatan Rambut yang Tidak Tepat

Penggunaan alat styling bersuhu tinggi secara berlebihan, terlalu sering mewarnai rambut, atau penggunaan produk kimia keras dapat merusak batang rambut dan akar rambut. Kebiasaan ini membuat rambut menjadi kering, mudah patah, dan akhirnya rontok.

5. Faktor Genetik dan Kondisi Medis

Kerontokan rambut juga dapat dipengaruhi oleh faktor keturunan. Selain itu, beberapa kondisi medis seperti gangguan tiroid, anemia, atau penyakit autoimun dapat menyebabkan rambut rontok berkepanjangan. Jika kerontokan tidak membaik, pemeriksaan medis perlu dipertimbangkan.

Rambut rontok sebaiknya tidak diabaikan, terutama jika disertai dengan penipisan rambut atau perubahan pada kulit kepala. Dengan mengenali penyebabnya sejak dini, langkah pencegahan dan perawatan yang tepat dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan rambut dalam jangka panjang.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
37 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis