Polisi Bekuk Sindikat Narkoba Oleh Pasangan Suami-Istri

53 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar jaringan peredaran narkotika lintas wilayah Jakarta–Bekasi. Tiga tersangka berhasil diamankan di dua lokasi berbeda dengan barang bukti sabu seberat 1,2 kilogram dan 1.451 butir ekstasi.

Kanit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Abdul Muchzin GM mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga kuat sebagai peredaran narkotika.

- Advertisement -

“Tersangka ada tiga orang, diamankan di dua lokasi berbeda di wilayah Jakarta Pusat dan Kota Bekasi,” ujar Abdul dalam keterangannya Sabtu (24/1).

Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi lebih dulu menangkap dua tersangka berinisial TW (30) dan RN (17) di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.

- Advertisement -

Keduanya diketahui merupakan pasangan suami istri yang menjalankan bisnis haram narkoba secara bersama-sama. TW berperan sebagai bandar utama.

“Sementara RN membantu operasional peredaran narkotika,” terangnya.

Dari tangan keduanya, polisi menyita barang bukti berupa empat unit telepon seluler, satu unit mobil, serta 1.017 butir ekstasi yang dikemas dalam empat plastik klip.

Dari hasil interogasi terhadap TW dan RN, polisi mengantongi identitas satu orang lainnya yang berperan sebagai penyimpan narkotika, yakni DH (34).

Polisi kemudian bergerak ke sebuah kontrakan di kawasan Cibubur, Kota Bekasi, dan menangkap DH tanpa perlawanan.

“Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan 434 butir ekstasi, sabu dengan total berat bruto 1,2 kilogram, dua unit timbangan digital, satu unit telepon seluler, serta 16 plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk pengemasan narkotika,” tegasnya.

Hasil pengembangan penyelidikan mengungkapkan bahwa ketiga tersangka merupakan residivis kasus peredaran narkotika.

Saat ini, seluruh tersangka telah diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan jaringan lebih lanjut.

“Polisi masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar serta jalur distribusi narkotika yang digunakan para pelaku,” tutup Abdul.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
53 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis