OJK Harus Buka Hotline 24 Jam 7 Hari untuk Aduan Online Scamming

43 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI, Charles Meikyansah, menyebut Indonesia saat ini tengah menghadapi krisis penipuan digital (online scamming) yang serius. Hal ini disampaikan Charles saat merespons data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencatat adanya 1.000 pengaduan scam per hari yang masuk ke Indonesia Anti-Scam Center (IASC).

Charles mengapresiasi langkah OJK yang berhasil mengembalikan dana masyarakat sebesar Rp161 miliar sebagai “asa di tengah keputusasaan”. Namun, ia menekankan bahwa dengan volume pengaduan yang begitu masif, OJK harus memiliki protokol penanganan krisis yang jelas dan layanan pengaduan yang siaga penuh.

- Advertisement -

“Kalau boleh saya bilang sebagai anggota Komisi XI, ini sebenarnya kita ini sudah dalam sebuah krisis. Krisis scam yang kita jumpai tidak hanya oleh masyarakat bawah, tapi juga sampai di level anggota legislatif bahkan anggota kepolisian. Pertanyaan saya, apakah OJK sudah mempunyai semacam Protap dalam menghadapi krisis semacam ini?” ujar Charles dalam Rapat Kerja Komisi XI di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Politisi Fraksi Partai NasDem ini secara khusus menyoroti jam operasional layanan pengaduan IASC yang dikabarkan hanya aktif pada hari kerja. Menurutnya, kejahatan siber tidak mengenal waktu libur, sehingga layanan pengaduan harus beroperasi 24 jam sehari selama 7 hari penuh.

- Advertisement -

“Ini saya juga pengen denger laporannya, apakah ini masih bekerja pada hari kerja saja? Apakah sudah 24 jam itu sudah bekerja? Harusnya Bu, ini 1×24 jam x 7 hari selama 365 hari. Itu artinya komitmen penting yang dilakukan OJK terhadap perlindungan konsumen,” desaknya.

Selain itu, Charles juga meminta OJK menggencarkan sosialisasi nomor darurat (hotline) pengaduan scam agar masyarakat tahu harus melapor ke mana saat menjadi korban. Ia menyarankan OJK menggandeng influencer untuk mengedukasi publik tentang langkah cepat atau “911-nya” penanganan scam agar dana yang hilang bisa segera diblokir sebelum dipindahkan pelaku.

“Masyarakat harus tahu nomor berapa yang ‘911-nya’. Perlu juga kayaknya Bu Kiki sewa influencer bagus untuk menyatakan kalau Anda tertipu, Anda langsung lapor ke nomor berapa,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
43 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis