GREAT Institute Apresiasi Pidato Prabowo tentang Prabowonomics di Forum Davos


Oleh : Tri Wibowo Santoso

HOLOPIS.COM, JAKARTA - GREAT Institute mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss. Sebab, pidato Prabowo menegaskan peran Indonesia sebagai penyampai gagasan dan arah kebijakan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Direktur Eksekutif GREAT Institute, Sudarto, menilai pidato tersebut sebagai upaya membawa Prabowonomics sebagai kerangka ekonomi yang berangkat dari pengalaman negara berkembang namun relevan secara global.

"Pidato Presiden Prabowo di Davos tidak sekadar berbicara tentang pertumbuhan, tetapi menekankan bahwa stabilitas, kedaulatan ekonomi, dan pembangunan manusia adalah fondasi utama bagi keberlanjutan ekonomi nasional dan global," ujar Sudarto di Jakarta, Sabtu (24/1/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen menghilangkan kemiskinan sambil menyoroti tantangan global seperti konflik geopolitik, krisis energi dan pangan, serta rapuhnya rantai pasok. Presiden menekankan perdamaian, stabilitas, dan tata kelola yang kuat sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

GREAT Institute menilai penekanan pada pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan, digitalisasi sekolah, dan peningkatan kualitas manusia menunjukkan Prabowonomics berorientasi pada investasi jangka panjang, bukan semata indikator makroekonomi.

Prabowo juga menekankan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi sebagai fondasi ekonomi. Menurut GREAT Institute, hal ini relevan dengan kebutuhan global akan rule of law sebagai basis kepercayaan investasi dan kerja sama internasional.

"Penegakan hukum yang tegas bukan hanya isu domestik, tetapi merupakan prasyarat utama bagi kredibilitas ekonomi suatu negara di mata dunia," lanjut Sudarto.

Presiden juga menempatkan kebijakan sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar sebagai bagian integral strategi ekonomi. Prabowo mengundang para pemimpin dunia untuk berpartisipasi dalam Bali Ocean Impact Summit, menunjukkan komitmen Indonesia memperkuat kerja sama global di bidang lingkungan, keberlanjutan, dan ekonomi kelautan.

GREAT Institute menilai pidato ini sejalan dengan gagasan dalam Great Lecture tentang "Prabowonomics dan Tantangan Terbesar di Era Perang Global", yang menempatkan ekonomi konstitusional, kedaulatan sumber daya, dan pembangunan manusia sebagai pilar kebijakan nasional.

"Prabowonomics memiliki potensi untuk menjadi kontribusi Indonesia bagi pemikiran ekonomi global, selama ia terus dijaga konsistensinya antara narasi internasional dan implementasi kebijakan di dalam negeri," tandas Sudarto.

Tampilan Utama