Habib Syakur Harap BGN Tak Khianati Niat Baik Prabowo soal MBG

70 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid meminta dengan tegas kepada Kepala BGN (Badan Gizi Nasional) agar tidak mengkhianati semangat Presiden Prabowo Subianto dalam upaya pemenuhan gizi baik dan menekan angka stunting di Indonesia, melalui Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini disampaikan karena melihat banyaknya kasus keracunan penerima manfaat program MBG, hingga kedapatan kasus unik di dalam pelaksaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

- Advertisement -

“Saya harap Kepala BGN, Pak Dadan (Dadan Hindayana -red) tidak berkhianat dengan niat baik yang Mulia Bapak Presiden Prabowo Subianto. Semua kekacauan harus jadi catatan penting, dievaluasi, ditindak tegas, dan diperbaiki,” kata Habib Syakur kepada Holopis.com, Jumat (23/1/2026).

Ia mengaku selalu mengatakan bahwa program MBG sangat baik karena merupakan aktualisasi dari program Asta Cita yang digagas oleh Prabowo Gibran. Apalagi persoalan pemenuhan gizi di Indonesia menjadi aspek yang cukup mendesak. Terlebih angka stunting per data tahun 2025 mencapai 19,8 persen. Angka tersebut menurutnya masih sangat besar, sehingga diharapkan dengan pemenuhan gizi melalui program MBG, tantangan itu dapat diatasi oleh pemerintah.

- Advertisement -

“Sejak awal saya selalu bilang, program ini sangat baik, saya melihat ada niat suci dan ketulusan hati dari seorang Prabowo. Dan tentu kita patut mendukung dan mengapresiasi,” ujarnya.

Hanya saja ketika terdapat kabar maraknya angka keracunan akibat menyantap menu makanan MBG, kemudian komposisi menu makanan yang banyak tidak sesuai dengan kebutuhan pemenuhan gizi nasional, hingga kekacauan dalam distribusi dan tata kelola pelaksanaan di lapangan, khususnya di level SPPG, maka dirinya mengaku sakit hati dan merasa jengkel.

“Ada anak-anak kita keracunan, menu makanannya tidak sehat, isinya cuma makanan kering dan snack, harganya juga banyak yang tidak sesuai budget yang diberikan negara. Ini bentuk pengkhianatan menurut saya,” tukasnya.

Oleh sebab itu, ia berharap Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kepada Kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya untuk melakukan pemantauan pelaksanaan program MBG di lapangan, agar jangan sampai ada kasus “permainan proyek” di pelaksanaannya, termasuk memastikan SPPG memberikan menu makanan yang sehat, bergizi dan layak konsumsi.

Sebab jika tidak, ia khawatir program ini hanya kan menjadi bancakan belaka di level pelaksana, serta bisa memicu gelombang protes masyarakat yang berdampak cukup serius bagi elektabilitas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini.

“Saya berharap aparat kita gerak ya, polisi kita gerak, kejaksaan kita gerak, KPK kita juga gerak. Jangan ada uang rakyat diselewengkan di program MBG. Jangan ada SPPG yang curang dan nakal. Semua harus terlaksana dengan baik sesuai niat baik Pak Presiden,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
70 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis