Ditutup Sejak 2024, Perlintasan Rafah Gaza Dibuka Minggu Depan

57 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perlintasan Rafah yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir akan dibuka kembali minggu depan setelah hampir sepenuhnya ditutup selama perang Israel di Gaza.

Hal ini diumumkan oleh Ali Shaath, pemimpin teknokrat Palestina yang didukung Amerika Serikat untuk mengelola Gaza.

- Advertisement -

Seperti yang dikutip Holopis.com, dari Aljazeera, (22/1), pengumuman tersebut disampaikan Shaath melalui sambungan video dalam acara Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss, yang dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa perlintasan Rafah akan dibuka minggu depan ke dua arah. Bagi warga Palestina di Gaza, Rafah bukan sekadar gerbang, tetapi jalur kehidupan,” ujar Shaath.

- Advertisement -

Menurutnya, pembukaan kembali Rafah menjadi simbol bahwa Gaza tidak lagi sepenuhnya terisolasi akibat perang.

Hingga saat ini, Israel belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana pembukaan perlintasan tersebut. Israel diketahui telah menguasai perlintasan Rafah sejak 2024 dan sebelumnya membatasi fungsinya hanya untuk keluarnya warga Gaza menuju Mesir.

Sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober berdasarkan rencana Amerika Serikat, otoritas Israel dinilai menunda pembukaan Rafah, meskipun kebutuhan bantuan kemanusiaan dan evakuasi medis di Gaza semakin mendesak.

Dalam perkembangan terkait, Gedung Putih juga mengumumkan pembentukan Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG), sebuah badan teknokrat Palestina yang akan mengawasi masa transisi pemerintahan di Gaza. Ali Shaath ditunjuk sebagai komisaris jenderal komite tersebut.

Shaath menyatakan komite ini bertujuan mendorong perdamaian dan membuka jalan menuju hak-hak Palestina serta penentuan nasib sendiri.

Pembentukan NCAG mendapat sambutan positif dari Hamas, meskipun sebagian warga Palestina khawatir pendekatan teknokrat dapat mengesampingkan isu politik utama, termasuk pendudukan Israel dan pembentukan negara Palestina.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
57 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis