HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dompet Dhuafa bersama Rohani Islam Otoritas Jasa Keuangan (ROIS OJK) secara resmi meresmikan Program Pemberdayaan Ekonomi Foodcourt Nusadaya Jawa Barat yang berlokasi di Komplek Bumi Harapan, Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Deputi Direktur II Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa, Mustika Sri Handayani menyampaikan bahwa kolaborasi dengan ROIS OJK merupakan bagian penting dalam menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kemandirian penerima manfaat.
“Semoga Foodcourt Nusadaya ini menjadi sarana pemberdayaan yang mampu mengangkat para pedagang kecil, sehingga mereka dapat tumbuh, mandiri, dan berkontribusi dalam membangun ekonomi masyarakat melalui ekosistem Nusadaya,” ujar Mustika, Rabu (21/1/2026).
Program Foodcourt Nusdaya Jawa Barat tersebut menjadi wujud nyata sinergi Dompet Dhuafa dan ROIS OJK sebagai mitra kebaikan dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat berbasis dana zakat.
Bahkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat ini bergerak dengan basis dana Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa dengan fokus pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Melalui kolaborasi strategis dengan ROIS OJK, program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha, kualitas fasilitas, serta memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan dengan tata kelola yang akuntabel dan berdampak nyata.
“Kami berharap, kolaborasi dengan ROIS OJK ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan, sehingga mampu memperluas manfaat Program Nusadaya dalam membangun dan memperkuat perekonomian masyarakat di berbagai wilayah,” ujarnya.
Sebagai bagian dari implementasi Program Nusadaya di Jawa Barat, Foodcourt Nusadaya dikembangkan sebagai pusat aktivitas ekonomi produktif yang terintegrasi dengan pendampingan usaha, peningkatan kapasitas pelaku UMKM, serta penyediaan ruang usaha yang layak, representatif, dan berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Barat, Yogi Achmad Fajar. Ia menegaskan bahwa Program Nusadaya menjadi salah satu program unggulan Dompet Dhuafa dalam mendorong pemberdayaan UMKM berbasis zakat yang terintegrasi.
“Alhamdulillah, melalui Program Nusadaya kami memberdayakan total 19 penerima manfaat UMKM dengan dukungan sarana produksi, peningkatan fasilitas usaha, serta bantuan permodalan. Tidak hanya pembangunan dan modal usaha, kami juga memberikan pendampingan literasi keuangan, literasi kewirausahaan, serta fasilitasi sertifikasi halal, agar para pelaku UMKM dapat naik kelas dan berdaya saing,” ungkap Yogi.
Ia menambahkan bahwa Program Nusadaya dirancang sebagai model pemberdayaan ekonomi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah. Sehingga program ini bisa menyentuh ke berbagai sektor di seluruh Indonesia.
“Program Nusadaya ini merupakan program unggulan Dompet Dhuafa yang dapat direplikasikan di berbagai daerah di Jawa Barat, sehingga manfaat dana zakat dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yogi juga menyampaikan apresiasi kepada ROIS OJK atas dukungan yang diberikan. Karena program ini diyakini sangat positif dan bisa menyentuh masyarakat lebih luas lagi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada ROIS OJK yang telah mendukung penuh Program Nusadaya ini. Kolaborasi ini sangat bermanfaat dan memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Jawa Barat, Darwisman mengapresiasi kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi nyata dalam pemanfaatan dana sosial keagamaan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Program hasil kolaborasi dengan Dompet Dhuafa ini merupakan program yang inspiratif dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Area yang sebelumnya kurang produktif kini menjadi lebih representatif, nyaman, ramai pengunjung, serta mampu meningkatkan omzet pelaku usaha dan menggerakkan perekonomian, khususnya di Desa Cibiru Hilir. ROIS OJK akan terus berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang inspiratif,” ujarnya.
Darwisman menuturkan, ROIS OJK mendukung Program Nusadaya sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi umat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi pelaku UMKM sekaligus memperluas manfaat dana zakat secara produktif.
Kegiatan peresmian ini menjadi momentum pengenalan Program Nusadaya kepada para pemangku kepentingan sekaligus penguatan sinergi antara Dompet Dhuafa, ROIS OJK, pemerintah daerah, dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap program pemberdayaan ekonomi berbasis dana ZISWAF.
Salah satu penerima manfaat Foodcourt Nusadaya Jawa Barat, Ingke turut menyampaikan apresiasinya atas kehadiran program ini.
“Melalui Foodcourt Nusadaya, kami mendapatkan tempat usaha yang lebih layak serta pendampingan. Program ini sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas usaha dan penghasilan keluarga” tuturnya.
Melalui sinergi Dompet Dhuafa dan ROIS OJK sebagai mitra kebaikan, Foodcourt Nusadaya Jawa Barat diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

