HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pernyataan terbuka Brooklyn Beckham mengenai konflik keluarganya langsung disusul kemunculan sang ayah, David Beckham, di panggung publik internasional. Hanya berselang satu hari setelah Brooklyn mengunggah pengakuan panjang di media sosial, David tampil dalam ajang World Economic Forum (WEF) ke-56 di Swiss.
Pada Selasa (20/1), David hadir sebagai narasumber dalam program Squawk Box CNBC. Dalam wawancara tersebut, ia membahas kekuatan media sosial, baik dari sisi positif maupun negatif, di tengah sorotan publik terhadap pernyataan bombastis putra sulungnya.
“Saya selalu berbicara soal media sosial dan kekuatannya, baik untuk hal baik maupun buruk,” kata David Beckham, dikutip Holopis.com.
“Untuk sisi buruknya, kita sudah sering membahas apa saja yang bisa diakses anak-anak saat ini, dan itu bisa berbahaya,” lanjutnya.
Pernyataan itu muncul di tengah perbincangan luas terkait unggahan Brooklyn yang menyebut dirinya dikendalikan orang tua, mengalami kecemasan berat, serta menegaskan tidak ingin berdamai dengan keluarganya. Unggahan tersebut memicu reaksi besar dan dianggap sebagai salah satu pengakuan paling terbuka yang pernah datang dari lingkaran keluarga Beckham.
Dalam wawancara yang sama, David menekankan bahwa media sosial juga bisa dimanfaatkan secara positif, termasuk dalam konteks keluarga dan isu kemanusiaan.
“Tapi yang saya rasakan secara pribadi, terutama dengan anak-anak saya juga, media sosial harus digunakan untuk alasan yang benar,” ujarnya.
Ia kemudian membahas bagaimana ia menggunakan platformnya untuk hal-hal yang postiif seperti menyadarkan orang terkait apa yang terjadi terhadap anak-anak di seluruh dunia.
“Saya bisa menggunakan platform dan pengikut saya untuk UNICEF, dan itu menjadi alat terbesar untuk membuat orang-orang sadar akan apa yang terjadi pada anak-anak di seluruh dunia, dan saya mencoba melakukan hal yang sama.”
David kemudian menyinggung pola pengasuhan dan proses belajar anak-anaknya, termasuk soal kesalahan yang menurutnya merupakan bagian dari pertumbuhan.
“Saya mencoba melakukan hal yang sama dengan anak-anak saya, untuk mendidik mereka. Mereka membuat kesalahan. Anak-anak boleh membuat kesalahan. Dari situlah mereka belajar, dan itulah yang saya coba ajarkan kepada anak-anak saya. Tapi terkadang, Anda memang harus membiarkan mereka membuat kesalahan itu,” tutur suami Victoria Beckham tersebut.
David menyampaikan pernyataan tersebut tanpa secara langsung menyebut nama Brooklyn atau menanggapi detail tudingan yang dilontarkan sang putra. Namun, kemunculannya di forum global hanya sehari setelah unggahan Brooklyn membuat pernyataan David dinilai sebagai respons tidak langsung terhadap konflik keluarga yang kini menjadi sorotan publik.
Hingga saat ini, baik David maupun istrinya, Victoria Beckham, belum memberikan pernyataan khusus yang secara eksplisit menanggapi tudingan Brooklyn terkait konflik internal keluarga mereka.
Seperti diberitakan Holopis.com sebelumnya, anak sulung Victoria dan David, Brooklyn Beckham membuat pernyataan bombastis yang mengklaim bahwa keluarganya telah memperlakukan istrinya, Nicola Peltz dengan buruk. Brooklyn kemudian menuding Victoria sengaja membatalkan gaun pernikahan yang disukai Nicola, dan mencuri dansa pertamanya dengan sang istri di pesta pernikahan.


