Tak Sekadar Konser, HUG K-Pop Jadi Mesin Baru Ekonomi Kreatif

19 Shares

HOLOPIS.COM, TANGERANG – Akhir pekan di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, bukan sekadar riuh rendah teriakan fanchant penggemar HIGHLIGHT atau MINHO.

Di balik gemerlap lampu panggung HUG K-Pop Concert: K-Life & K-Live Indonesia, Sabtu (17/1), terselip sebuah misi besar yaitu menjadikan ekonomi kreatif sebagai “mesin baru” pertumbuhan Indonesia.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Acara yang merupakan buah kolaborasi Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Korea Creative Content Agency (KOCCA) ini dihadiri oleh deretan tokoh penting yang membawa sudut pandang unik terhadap sebuah konser musik.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang hadir langsung di lokasi, menyebutkan bahwa momentum ini bukan sekadar hiburan. Baginya, konser ini adalah bukti nyata bagaimana ekonomi kreatif bisa menjadi jembatan diplomasi yang cair.

- Advertisement -

“Malam ini menjadi momentum yang menunjukkan bagaimana ekonomi kreatif dapat menjadi ruang temu lintas negara,” ujar Irene. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memposisikan Indonesia bukan hanya sebagai penonton, tapi sebagai inspirator di panggung global.

Irene juga menekankan pentingnya perlindungan ekosistem, baik untuk pelaku industri maupun konsumen, guna memastikan industri kreatif Indonesia tumbuh sehat dan kompetitif.

Uniknya, konser ini tidak hanya dipandang dari kacamata ekonomi. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, memberikan perspektif yang jarang terdengar di sebuah konser K-Pop.

Menurut Stella, musik adalah jendela menuju sains. “Musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga berkaitan dengan sains, cara kerja otak, dan pengembangan kreativitas,” ungkapnya. Kehadiran Stella memberikan pesan kuat bahwa kreativitas dan pendidikan adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan bagi generasi muda Indonesia.

Chief Representative KOCCA Indonesia, Lee Gi Haun, menjelaskan bahwa HUG K-Pop Concert ini sengaja digelar sebagai bentuk apresiasi atau “hadiah” bagi loyalitas penggemar K-Pop di Indonesia. Menariknya, tiket konser ini dibagikan secara cuma-cuma melalui sistem pendaftaran dan giveaway, yang tentu saja disambut antusiasme luar biasa.

Kemeriahan panggung tidak hanya milik bintang Korea. Kehadiran Tiara Andini dan Lullaboy sebagai perwakilan musisi Indonesia membuktikan bahwa kualitas talenta lokal mampu bersanding sejajar dalam satu panggung internasional.

Acara ini juga dihadiri oleh sederet pejabat penting lainnya, termasuk Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah dan jajaran petinggi Kedutaan Besar Republik Korea, menandakan betapa seriusnya kolaborasi bilateral ini digarap.

Dengan suksesnya gelaran ini, PIK 2 tidak hanya menjadi saksi bisu kemeriahan konser, tetapi juga menjadi titik awal bagi sinergi yang lebih luas antara seni, teknologi, dan ekonomi di masa depan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
19 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis