Rapim Kemhan–TNI 2026 Fokus Penguatan Strategi dan Anggaran Pertahanan NKRI
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengikuti Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026. Jenderal Agus mengukuti Rapim secara daring dari Markas Besar TNI, Jakarta.
Rapim itu dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melalui video conference dari Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta.
Dalam Rapim Kemhan–TNI Tahun 2026 mengusung tema 'Pengembangan Sistem Pertahanan Negara Menjaga dan Mengendalikan Kedaulatan NKRI','
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menjelaskan forum itu strategis untuk menyelaraskan kebijakan, strategi, serta anggaran pertahanan Tahun Anggaran 2026. Hal itu untuk menghadapi dinamika ancaman dan tantangan pertahanan negara ke depan.
Kolonel Agung menyampaikan pesan Menhan Sjafrie bahwa penyelenggaraan pertahanan negara berlandaskan amanat Pembukaan UUD Negara RI Tahun 1945. Hal itu khususnya kewajiban negara untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
Menurut Letkol Agung, dalam arahannya Menhan juga menekankan pentingnya Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
"Sebagai kekuatan pertahanan yang utuh antara TNI dan rakyat," kata Letkol Agung, dalam keterangan Puspen TNI, dikutip pada Selasa, (20/1/2026).
Di forum rapim itu, hadir Wakil Menteri Pertahanan, Sekretaris Jenderal Kemhan, Inspektur Jenderal Kemhan, Rektor Universitas Pertahanan. Selain itu, hadir juga pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kementerian Pertahanan.
Kegiatan rapim juga diikuti secara daring oleh Wakil Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta jajaran pejabat utama TNI, TNI AD, TNI AL dan TNI AU.