Indonesia Tuan Rumah FIFA Series, Erick : Kesempatan Bangun Tim yang Tangguh
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia jadi salah satu tuan rumah FIFA Series 2026. Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun menyebut bahwa ajang ini peluang bagi Skuad Garuda untuk membangun tim yang tangguh.
Perlu diketahui bersama, FIFA Series yang sebelumnya dikenal sebagai FIFA World Series, merupakan ajang dua tahunan yang menghadirkan pertandingan persahabatan internasional antarnegara dari berbagai konfederasi. Ajang FIFA Series pertama kali digelar pada tahun 2024.
Ada pun Timnas Indonesia satu grup dengan tiga negara dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC) dan St. kitts and Nevis (CONCACAF).
Indonesia jadi tuan rumah tentu tak lepas dari kepercayaan FIFA terhadap Indonesia. Erick menilai ajang ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menguji nyali dan kemampuan Timnas dengan lawan-lawan yang memiliki gaya bermain yang sama sekali berbeda.
"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis," ucap Erick, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
"Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia," tambahnya.
Bagi Timnas Indonesia, turnamen ini menjadi ajang debut pelatih baru John Herdman untuk Skuad Garuda. Herdman, pelatih asal Inggris, resmi diperkenalkan sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Selasa (13/1) lalu.
Dari sisi peringkat FIFA, saat ini Indonesia berada di peringkat 122, Bulgaria di posisi ke-88, Kepulauan Solomon di peringkat 152, dan St. Kitts and Nevis di posisi 154.
Sebagai informasi tambahan, 48 tim peserta yang ada di FIFA Series mewakili hampir 25 persen dari 211 Asosiasi Anggota FIFA, dimana seluruhnya mewakili enam konfederasi FIFA.
Menariknya, lima timnas yang berpartisipasi di FIFA Series 2026 merupakan tim yang akan tampil di Piala Dunia 2026 nanti, mereka adalah Australia, Tanjung Verde (Cabo Verde), Curacao, Selandia Baru dan Uzbekistan.