HOLOPIS.COM, JAKARTA – Putra sulung David dan Victoria Beckham, Brooklyn Beckham, akhirnya angkat bicara setelah sekian lama gosip tentang keretakan hubungannya dengan keluarga menjadi perdebatan. Melalui enam unggahan Instagram Story, Brooklyn meluruskan berbagai narasi yang selama ini beredar, sekaligus menjelaskan alasan di balik keputusannya menjaga jarak dari orang tua.
Dalam pernyataannya, Brooklyn menegaskan bahwa anggapan dirinya dikendalikan sang istri, Nicola Peltz, adalah keliru. Ia menyebut sepanjang hidup justru berada di bawah kendali orang tua dan tumbuh dengan kecemasan yang berat, sebelum akhirnya menemukan ketenangan setelah menjauh dari keluarganya.
Pernyataan paling mengejutkan muncul ketika Brooklyn mengungkap kejadian di hari pernikahannya, yang menurutnya menjadi salah satu pengalaman paling memalukan dalam hidupnya.
“Ibu saya juga merebut momen dansa pertama saya dengan istri, yang telah direncanakan berminggu-minggu sebelumnya dengan lagu cinta romantis. Di hadapan lebih dari 500 tamu pernikahan kami, Marc Anthony memanggil saya ke panggung, di mana dalam susunan acara seharusnya saya berdansa romantis dengan istri saya. Namun yang menunggu saya justru ibu saya, yang kemudian menari dengan sangat tidak pantas di depan semua orang. Saya tidak pernah merasa lebih tidak nyaman atau dipermalukan sepanjang hidup saya,” ungkapnya, dikutip Holopis.com, Selasa (20/01).
Selain insiden tersebut, Brooklyn juga menyinggung pola keluarga yang menurutnya lebih mengutamakan citra publik dan kepentingan merek dibanding hubungan personal. Ia menyebut dukungan keluarga kerap diukur dari kehadiran di acara publik, media sosial, dan agenda promosi.
Brooklyn juga mengungkap bahwa istrinya kerap diperlakukan tidak hormat oleh keluarganya, meski mereka telah berulang kali berusaha menjaga hubungan baik. Ia bahkan menyebut sang ibu beberapa kali menghadirkan perempuan dari masa lalunya ke dalam kehidupan mereka dengan maksud membuat tidak nyaman.
Ketegangan itu berlanjut hingga momen ulang tahun ayahnya di London. Brooklyn mengaku dirinya dan Nicola tidak ditemui selama sepekan penuh, hingga akhirnya hanya diperbolehkan bertemu dengan syarat sang istri tidak diundang.
Tekanan keluarga, menurut Brooklyn, juga terjadi menjelang pernikahannya. Ia menyebut orang tuanya sempat berupaya menekan dirinya agar menandatangani pelepasan hak atas namanya, yang dinilai akan berdampak pada masa depan dirinya, sang istri, dan anak-anak mereka kelak.
Setelah bertahun-tahun memilih diam, Brooklyn menyatakan dirinya akhirnya berbicara karena orang tuanya dan tim mereka terus berhubungan dengan media.
“Saya telah diam selama bertahun-tahun dan melakukan segala upaya untuk menjaga semua ini tetap privat. Sayangnya, orang tua saya dan tim mereka terus mendatangi pers, sehingga saya tidak memiliki pilihan selain berbicara untuk membela diri dan mengungkap kebenaran tentang sebagian dari kebohongan yang telah dicetak,” ujarnya.
Suami aktris Nicola Pelz itu kemudian menegaskan bahwa keputusannya bukan bentuk pemberontakan, melainkan usaha membela diri dan keluarganya sendiri.
“Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya. Saya tidak sedang dikendalikan. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya berdiri membela diri saya sendiri,” tegasnya.
Sebagai informasi, kabar burung tentang keretakan hubungan Keluarga Beckham dan Brooklyn Beckham serta istrinya, Nicola Peltz memang sudah terhembus di media. Namun belum ada klarifikasi langsung dari Brooklyn hingga saat ini.


