Aurelie Moeramans Tunjukkan Dukungan KPI Ogah Ada Pelaku Child Grooming di Media


Oleh : Darin Brenda Iskarina

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Aurelie Moeramans menunjukkan dukungannya terhadap sikap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang meminta agar terduga pelaku Child Grooming tidak diberikan ruang untuk tampil di hadapan publik. Hal itu terlihat dari unggahan Aurelie di Instagram Storynya.

Dalam unggahannya, Aurelie menunggah unggahan akun gosip yang menyampaikan informasi terkait KPI meminta lembaga penyiaran tidak memberikan ruang kepada terduga pelaku child grooming. Tanpa memberikan caption apa pun, unggahan itu menunjukkan Aurelie mendukung langah tegas itu.

Sementara itu, sebelmnya KPI memang sudah mengingatkan lembaga penyiaran agar tidak memberikan ruang itu, terutama kepada sosok yang diketahui figur publik.

“Kami dengan tegas mengecam segala bentuk manipulasi, relasi tidak setara dan praktik child grooming terutama yang bertujuan untuk mengeksploitasi secara seksual maupun emosional. Oleh karena itu, kami meminta lembaga penyiaran untuk tidak memberi panggung bagi pelaku yang terindikasi melakukan tindakan kejahatan tersebut,” kata Komisioner KPI Pusat, Aliyah, dikutip Holopis.com (16/1).

Hal itu dilakukan demi memberikan perlindungan demi masa depan anak-anak. Usaha itu juga dilakukan agar tidak ada normalisasi terhadap eksploitasi dan selalu memprioritaskan perlindungan anak.

KPI juga mengungkapkan mereka tidak mau tayangan yang memunculkan terduga pelaku child grooming bisa memicu trauma dari korban-korban lainnya.

“Kami khawatir jika munculnya individu-individu yang terindikasi sebagai pelaku child grooming dapat memicu trauma berulang kepada korban dan kemudian dianggap sebagai hal yang wajar atau lumrah. Sekali lagi, jangan pernah memberikan ruang bagi orang-orang yang diduga melakukan perbuatan jahat terhadap anak,” tegas Aliyah.

Sekedar mengingatkan kembali Sobat Holopis, Aurelie Moeremans baru saja merilis sebuah buku berjudul Broken Strings yang menceritakan tentang pengalamannya menjadi korban Child Grooming. Aurelie menceritakan bahwa sosok yang sudah memberikannya trauma itu adalah seorang pria bernama Bobby.

Aktor Roby Tremonti kemudian muncul ke hadapan publik dan merasa tersinggung dengan buku itu. Meskipun ia menyangkal sebagai sosok yang diceritakan Aurelie, banyak netizen yang menyambungkan Roby dengan masa lalu Aurelie yang kelam.

Tampilan Utama