11 Kereta dari Gambir dan Pasar Senen Batal Berangkat, Imbas Banjir Pekalongan
HOLOPIS.COM, JAKARTA - PT KAI (Kereta Api Indonesia) Persero Daerah Operasi 1 Jakarta terpaksa membatalkan 11 perjalanan kereta api yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir. Pembatalan ini dilakukan menyusul banjir yang merendam sejumlah titik jalur rel di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjelaskan, keputusan tersebut diambil demi menghindari risiko keterlambatan panjang dan memastikan keselamatan perjalanan kereta api.
“Langkah ini terpaksa diambil karena tingginya potensi kelambatan apabila perjalanan tetap dijalankan melalui jalur terdampak,” ujar Franoto dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).
Dari Stasiun Pasar Senen, dua kereta yang dibatalkan yakni KA 178 Tawang Jaya Premium relasi Pasar Senen–Tegal–Pekalongan–Semarang Tawang (06.45 WIB) dan KA 204 Tegal Bahari relasi Pasar Senen–Cirebon–Tegal (10.40 WIB).
Sementara itu, sembilan perjalanan KA dari Stasiun Gambir juga dibatalkan, di antaranya KA Gajayana Tambahan, Argo Merbabu, Papandayan, Purwojaya, Argo Muria, Argo Bromo Anggrek, Parahyangan, hingga Sembrani Tambahan dengan berbagai relasi menuju Bandung, Semarang, Malang, hingga Surabaya.
Franoto memastikan, informasi pembatalan telah disampaikan kepada pelanggan melalui SMS blast, aplikasi KAI Access, dan kanal resmi lainnya. KAI juga memberikan pengembalian dana tiket sebesar 100 persen bagi penumpang terdampak.
“Pengembalian bea tiket dapat dilakukan hingga H+7 sejak tanggal keberangkatan melalui loket stasiun, aplikasi, kanal resmi penjualan tiket, maupun Contact Center KAI 121,” jelasnya.
Hingga Senin, gangguan operasional masih berpotensi terjadi akibat genangan air yang belum sepenuhnya surut di beberapa titik jalur rel Pekalongan. KAI pun terus melakukan pemantauan intensif dan evaluasi lapangan.
“Seluruh keputusan operasional kami ambil semata-mata untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api,” tegas Franoto.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama kami,” tambahnya.