Uni Eropa Nilai Ancaman Tarif AS soal Greenland Berisiko


Oleh : Darin Brenda Iskarina

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa pada Sabtu (17/1) memperingatkan bahwa ancaman tarif yang dilontarkan Amerika Serikat terkait Greenland berpotensi merusak hubungan transatlantik dan memicu situasi yang dinilai semakin berbahaya.

“Tarif akan merusak hubungan transatlantik dan berisiko menimbulkan keadaan yang makin memburuk dan berbahaya,” kata von der Leyen dan Costa, dikutip Holopis.com, Minggu (18/1).

Keduanya menegaskan bahwa integritas teritorial dan kedaulatan merupakan prinsip fundamental dalam hukum internasional yang tidak hanya penting bagi Eropa, tetapi juga bagi komunitas global. Mereka menambahkan bahwa Eropa akan tetap bersikap bersatu, terkoordinasi, dan berkomitmen untuk menegakkan kedaulatannya.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul komentar Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Washington akan memberlakukan tarif impor sebesar 10 persen mulai 1 Februari terhadap sejumlah negara Eropa, termasuk Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia, terkait isu Greenland.

Trump juga menyatakan tarif tersebut akan dinaikkan menjadi 25 persen mulai awal Juni apabila tidak tercapai kesepakatan yang memungkinkan Amerika Serikat membeli Greenland.

Greenland merupakan pulau terbesar di dunia dan berstatus sebagai wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark. Pemerintah Denmark tetap memegang kendali atas urusan pertahanan dan kebijakan luar negeri wilayah tersebut. Amerika Serikat sendiri diketahui memiliki pangkalan militer di Greenland.

Sejak kembali menjabat pada 2025, Trump berulang kali menyampaikan keinginannya untuk menguasai Greenland, pernyataan yang memicu reaksi keras dari berbagai pihak di Eropa.

Tampilan Utama