Menteri PU Klaim Tak Ada Lagi Daerah Terisolasi Usai Bencana Sumatera

43 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengklaim saat ini sudah tidak ada lagi daerah yang terisolasi akibat banjir dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Kondisi tersebut tercapai setelah 52 hari penanganan sejak bencana melanda ketiga provinsi tersebut.

Dody menyebut, terbukanya kembali seluruh akses wilayah membuat distribusi bantuan kini bisa dilakukan sepenuhnya melalui jalur darat, tanpa perlu lagi mengandalkan transportasi udara.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan dan membutuhkan perbaikan lanjutan.

“Seperti hari ini masih ada jembatan yang rusak parah sekali, ruas Sibolga, kita masih bisa pakai jalan-jalan sedikit putar berlewat jalan provinsi sehingga boleh dibilang untuk Sumut itu sudah tidak ada lagi apa namanya, daerah yang terisolir, sama sekali sudah tidak ada. Begitu juga dengan Aceh dan Sumatera Barat,” katanya di Jakarta, dikutip Holopis.com, Sabtu (17/1/2026).

- Advertisement -

Lebih lanjut, Dody melaporkan sebanyak 99 ruas jalan nasional dan 33 jembatan nasional terdampak banjir dan longsor. Saat ini, seluruh infrastruktur nasional tersebut sudah dapat dioperasikan secara fungsional untuk mendukung mobilitas masyarakat dan logistik.

Sementara itu, dampak bencana terhadap infrastruktur daerah tercatat mencapai 2.710 unit, yang terdiri dari 1.900 ruas jalan daerah dan 753 jembatan daerah. Kementerian PU bersama pemerintah daerah terus melakukan perbaikan secara bertahap.

“Jalan daerah yang sudah bisa fungsional itu sekitar mungkin 72%. Nah jembatan daerah yang masih sangat-sangat minim 12%. Karena ambles, banyak butuh jembatan bailey, banyak butuh Aramco. Jadi kita kerja hand in hand terus-terusan dengan TNI, Polri, dan masyarakat agar urusan jembatan ini bisa kita selesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” katanya.

Selain infrastruktur jalan dan jembatan, Dody juga menyampaikan terdapat 121 sungai nasional dan 51 sungai daerah yang terdampak bencana. Saat ini, Kementerian PU tengah melakukan normalisasi sungai untuk mengurangi risiko banjir susulan.

“Jadi, fokus utama kita di sungai itu adalah selain masalah normalisasi sungai, juga muara-muara harus juga kita bereskan, karena sebagian masalah masyarakat kita adalah nelayan. Jadi, hampir semua muara itu tertutup kayu dan sedimen tu harus kita bereskan, tapi pada kenyataannya tidak begitu mudah karena membutuhkan alat lebih, lebih lagi. Jadi, kita perlu sebagian besar pembersihan muara itu membutuhkan alat,” katanya.

Tak hanya itu, sektor layanan air bersih juga terdampak signifikan. Dody melaporkan sebanyak 179 PDAM atau SPAM di tiga provinsi mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor. Selama masa tanggap cepat, 89 di antaranya telah kembali berfungsi, meski belum sepenuhnya normal.

“Fungsional ini maksudnya belum 100%, karena Intakenya hampir semua bermasalah,” katanya.

Dengan terbukanya seluruh wilayah yang sebelumnya terisolasi, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat dapat berjalan lebih cepat dan merata. Infrastruktur yang pulih diharapkan menjadi kunci pemulihan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat terdampak.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
43 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis