Namun ia berharap di sektor hukum, pemerintahan Presiden Prabowo bisa lebih mendorong lagi soal UU Perampasan Aset yang juga menjadi dambaan masyarakat Indonesia, khususnya dalam konsentrasi pemberantasan korupsi.
“Adapula UU Perampasan Aset yang sudah digodok tinggal diumumkan ke publik kapan berlakunya,” imbuhnya.
Yang keempat menurut Jerry Massie adalah situasi di bidang ekonomi yang dianggap tetap stabil. Karena menurutnya, sejauh ini sektor ekonomi menjadi sektor yang masih aman. Bahkan pertumbuhan ekonomi masih di atas 5 persen.
Terlebih kata Jerry, berdasarkan keyakinan yang dikutip dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, di mana Indonesia optimis untuk sampai kuartal ke-4 bisa tembus 5,7 persen. Jika benar, maka hal itu bakal melampui kondisi ekonomi di era Jokowi yang hanya rata-rata 5 persen.
“Semua ini berkat Menteri bergaya ‘Koboi’ Purbaya. Dia sukses membenahi sektor pajak, bea cukai dan sistem keuangan kita yang karut-marut,” paparnya.
Di sisi lain, Jerry juga memandang bahwa Prabowo berhasil memutus rantai ketergantungan impor beras. Aspek ini juga menjadi catatan tersendiri bagaimana sentimen positif ekonomi di Indonesia tetap terjaga.
“Biasanya, kita mengimpor sampai 2 juta ton tapi pada 2025 tak ada yang namanya impor beras. Di sisi lain, ada 12 item yang akan dilarang untuk diimpor. Selain beras pemerintah akan menyetop impor beras khusus untuk bahan baku industri, gula konsumsi atau gula kristal putih, serta jagung pakan,” tukas Jerry.
Bertepatan dengan itu, pemerintah menerbitkan pula Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 47 Tahun 2025 tentang Barang yang Dilarang untuk Diimpor. Menurut Jerry, gaya kepemimpinan Prabowo semacam itu identik dengan Presiden Soeharto dalam hal tata kelola negara untuk menjaga kesejahteraan rakyat.
“Di era Soeharto, dia keras terhadap kebijakan impor. Indonesia pun kala itu bisa aman dari impor kedelai, daging sapi, gula dan garam. Dan kebijakan tempo hari Soeharto kembali diterapkan Prabowo dan hasilnya Indonesia bisa surplus beras hingga swasembada pangan,” jelasnya.
Kelima adalah penindakan korupsi. Bagi Jerry, Prabowo Subianto sangat terlihat bagaimana gaya kepemimpinannya yang sangat tegas terhadap koruptor. Ia sangat kentara semangatanya dalam hal pemberantasan korupsi di Indonesia tanpa pandang bulu.
“Baru era Presiden Prabowo, puluhan triliunan duiy negara diselamatkan olehnya. Negara berhasil menyelamatkan Rp13 triliun uang rakyat dari tindak pidana korupsi. Uang Rp13 triliun yang berhasil dikembalikan Kejagung tersebut berasal dari putusan kasasi Mahkamah Agung dalam tiga perkara korupsi fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) tahun 2022,” terang Jerry.
Ketiga perkara besar yang disebutnya antara lain ; perkara PT Nagamas Palmoil Lestari (Putusan Nomor 8431 K/PID.SUS/2025), perkara PT Wilmar Nabati Indonesia (Putusan Nomor 8432 K/PID.SUS/2025), dan perkara PT Musimas (Putusan Nomor 8433 K/PID.SUS/2025).
Selain itu, di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, aparat penegak hukum tengah menggarap 43 kasus besar korupsi, seperti halnya dugaan kasus korupsi di proyek pengadaan Chromebook yang menjerat Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Ristek Nadiem Anwar Makarim. Kemudian ada kasus dugaan tindak pidana korupsi Rp100 miliar dalam proyek tata kelola kuota haji yang melibatkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
“Kasus terbesar lainnya yang dibongkar di era Prabowo yakni minyak mentah Rp285 triliun dengan menjatuhkan vonis terhadap 18 tersangka. Lalu di era Prabowo kasus korupsi Duta Palma Capai Rp104,1 Triliun. Kejagung juga berhasil mengungkap kasus Zarof Ricar terbukti bersalah melakukan pemufakatan jahat suap hakim agung dan menerima gratifikasi dengan nilai Rp 1 triliun,” ucapnya.
Bahkan menurut Jerry, masih banyak kasus yang juga digarap di era Presiden Prabowo Subianto, seperti halnya kasus besar korupsi minyak sawit Surya Darmadi Rp78,6 triliun. Serta korupsi BBM terbesar Rp285 triliun. Sehingga dengan demikian, ia semakin percaya bahwa Prabowo akan mendapatkan elektabilitas besar di Pilpres 2029 jika kelima aspek ini dijalankan dengan sangat serius dan akuntabel.
“Saya yakin keberhasilan Prabowo akan menjadikan dirinya Presiden dua periode,” pungkas Jerry Massie.


