Isra Mi’raj Kunci Perintah Shalat Langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam yang menjadi bukti kebesaran Allah SWT dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW. Perjalanan luar biasa ini tidak hanya melampaui batas ruang dan waktu, tetapi juga mengandung pesan spiritual mendalam yang terus relevan hingga hari ini. Dalam satu malam, Rasulullah SAW diperjalankan dengan kehendak Allah sebagai penguat iman umat manusia.
Peristiwa Isra menggambarkan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Palestina. Sementara Mi’raj adalah perjalanan Rasulullah SAW menembus lapisan langit hingga Sidratul Muntaha, tempat tertinggi yang tak dapat dijangkau makhluk lain. Dalam momen inilah, Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT berupa kewajiban salat lima waktu bagi umat Islam.
Lebih dari sekadar kisah perjalanan, Isra Mi’raj adalah ujian keimanan. Banyak yang meragukan, namun bagi orang-orang beriman, peristiwa ini justru menguatkan keyakinan akan kekuasaan Allah yang Maha Tak Terbatas. Isra Mi’raj juga menegaskan kedudukan Rasulullah SAW sebagai nabi terakhir yang dimuliakan dan dipercaya menerima amanah besar bagi umatnya.
Momentum peringatan Isra Mi’raj menjadi pengingat bagi umat Islam untuk kembali memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui salat, zikir, dan membaca Al-Qur’an. Nilai-nilai keimanan, keteguhan hati, serta ketaatan yang terkandung dalam peristiwa ini diharapkan dapat tercermin dalam kehidupan sehari-hari, sebagai wujud meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.