Basarnas Kembali Diterjunkan Cari Nelayan yang Hilang di Laut Wajo


Oleh : Rio Anthony

HOLOPIS.COM, WAJO - Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar mengerahkan Rescuer Pos Tim SAR Bone untuk melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang diduga hilang di perairan Siwa Kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi selatan.

Nelayan tersebut diketahui bernama nama Aziz Dg. Malewa (56) warga Bulepe Kecamatan Pitumpanua Kabupaten Wajo.

Dia berangkat melaut pada senin sore (12/1), menggunakan perahu tradisional lepa-lepa dengan kebiasaan di laut hanya semalam dan berencana pulang pada selasa pagi.

Keesokan harinya pada selasa pagi, nelayan sekitar sempat bertemu korban di tengah laut dan juga sudah persiapan untuk pulang ke darat.

Akan tetapi hingga rabu sore korban belum juga sampai di rumah sehingga membuat keluarga dan masyarakat setempat merasa khawatir dan melakukan pencarian namun tidak juga ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Basarnas Makassar pada Rabu sore (14/1) untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Rescuer Basarnas Pos SAR Bone untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian,"kata Muh. Arif Anwar, selaku Kepala Kantor Basarnas Makassar.

"Kami juga melakukan koordinasi dengan aparat setempat bersama instansi terkait untuk melakukan upaya pencarian,"tambahnya.

Arif menambahkan, dalam pelaksanaan operasi pencarian, terdapat beberapa unsur yang terlibat, antara lain unsur TNI/Polri, BPBD Wajo, Damkar Wajo, masyarakat setempat, serta potensi SAR lainnya yang turut membantu proses pencarian di lokasi kejadian.

Adapun alat utama (alut) yang digunakan dalam operasi ini meliputi Rescue Car, perahu karet, peralatan selam, peralatan komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi guna mendukung kelancaran dan keselamatan pelaksanaan operasi.

Hingga saat ini, kondisi cuaca di perairan Siwa yang merupakan lokasi kejadian terpantau cerah berawan.

"Kami juga dibantu beberapa perahu nelayan, semoga dapat mendukung upaya pencarian yang sedang berlangsung tanpa kendala yang berarti," harap Arif.

Tampilan Utama