HOLOPIS.COM, JAKARTA – Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey usai dikandaskan tim divisi 2 Albacete di babak 16 besar, dengan skor 3-2.
Pertandingan Albacete vs Real Madrid tersebut berlangsung di Estadio Carlos Belmonte, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB.
Laga tersebut sedianya menjadi spesial, sebab merupakan pertandingan perdana di bawah kepelatihan Alvaro Arbeloa.
Real Madrid pun menurunkan kolaborasi pemain inti dan lapis dua pada pertandingan tersebut. Meski begitu, Los Blancos tetap tampil impresif sejak awal, namun memang peluang yang ada tak berhasil dikonfersi menjadi gol.

Menariknya, Madrid tertinggal lebih dulu pada menit 42, Albacete memimpin skor 1-0 berkat gol Javi Villar.
Madrid menyamakan kedudukan skor di injury time. Bermula dari Dean Huijsen yang melepaskan tembakan, lalu ditepis Raul Lizoain, kemudian bola muntah dieksekusi Mastuntuano hingga menjadi gol. Babak pertama ditutup dengan skor 1-1.
Di babak kedua, Madrid semakin intens menekan jantung pertahanan Albacete. Banyak peluang yang diciptakan, mulai dari Vinicius Junior hingga Mastantuono, tapi tak menjadi gol.
Justru Albacete yang sukses membukukan skor di menit 82, tembakan voli Bentancor tak bisa diamankan kiper Lunin.
Gol berubah menjadi imbang di menit 91, Gonzalo Garcia mencatatkan namanya di papan skor. Namun malapetaka menghampiri Madrid, Bentancor mencetak brace dua menit berselang!
Alhasil, Albacete menang dengan skor 3-2 pada pertandingan tersebut.
Dengan demikian, hasil itu membuat Real Madrid angkat koper dari Copa del Rey 2025/2026. Sedangkan Albacete berhak melaju ke perempat final.
Hasil ini pun membuat Real Madrid kehilangan kesempatan meraih salah satu trofi musim ini. Selain daripada itu, hasil tersebut juga jadi kekalahan perdana di bawah kepelatihan interim Arbeloa.


