HOLOPIS.COM, MANADO – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan resmi melakukan penerbangan perdana subsidi angkutan udara perintis Koordinator Wilayah (Korwil) Gorontalo Tahun Anggaran 2026.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado, Ambar Suryoko menyebutkan penerbangan perdana ini dilayani oleh PT Asi Pudjiastuti Aviation (Susi Air) dengan menggunakan pesawat Cessna Grand Caravan C 208 B berkapasitas 12 penumpang. Adapun layanan tersebut menghubungkan wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo.
Penerbangan perintis menurutnya sangat berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah 3TP, waktu tempuh dapat dipersingkat dan menjadi moda alternatif pilihan masyarakat untuk dapat beraktivitas ke luar daerah yang akhirnya menjadi penggerak peningkatan pelayanan publik, dan ekonomi.
“Penerbangan perintis merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin konektivitas antardaerah, khususnya di wilayah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP),” katanya.
Layanan ini nantinya akan melalui beberapa rangkaian rute penerbangan perintis yang beroperasi setiap Senin – Sabtu. Berikut jadwal penerbangannya:
Senin
- Manado – Siau – Naha (PP) dan Manado – Melonguane – Miangas (PP);
Selasa
- Manado – Bolaang – Gorontalo, Gorontalo – Luwuk – Banggai Laut (PP), dan Gorontalo – Bolaang – Manado;
Rabu
- Manado – Siau – Naha (PP) dan Manado – Melonguane – Miangas (PP);
Kamis
- Manado – Bolaang – Gorontalo, Gorontalo – Pohuwato (PP), dan Gorontalo – Luwuk – Banggai Laut (PP);
Jumat
- Gorontalo – Luwuk – Banggai Laut (PP) dan Gorontalo – Bolaang (PP);
Sabtu
- Manado – Melonguane (PP).
Pada tahun ini Ambar menjelaskan terdapat peningkatan frekuensi penerbangan contohnya seperti pada rute Manado–Melonguane dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu dari dua kali menjadi tiga kali seminggu sebagai hasil evaluasi tahun lalu atas tingginya permintaan masyarakat serta untuk menjaga kelancaran konektivitas antardaerah.
Selain itu, tersedia subsidi angkutan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Tahun Anggaran 2026 berupa subsidi ongkos angkut avtur untuk rute yang memerlukan pengisian bahan bakar, yaitu sebanyak 540 drum yang ditempatkan di Bandar Udara Naha serta Bandar Udara Melonguane, agar biaya avtur yang ditanggung BUAU tetap setara dengan bandar udara yang telah memiliki Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Pertamina Aviation.


