HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka batal melakukan kunjungan kerja ke Dekai, Yahukimo, Papua Pegunungan. Faktor keamanan membuat Gibran batal ke Yahukimo.
Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menjelaskan agenda Gibran ke Dekai, Yahukimo resmi ditunda karena faktor keamanan. Ia mengatakan demikian karena merujuk hasil fakta dan laporan intelijen, situasi tak memungkinkan bila Gibran ke Yahukimo.
“Pembatalan tersebut diambil setelah melalui beberapa penilaian data dan fakta serta analisa intelijen serta terkait berdasarkan penilaian situasi di lapangan hingga pagi terkait perkembangan situasi menjelang kunjungan Wapres ke Yahukimo,” kata Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim, dalam keteranganya, dikutip pada Kamis, (15/1/2026).
Mayjen Amrin menegaskan sebagai Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Pengamanan VVIP mesti mengambil keputusan. Sebab, faktor keamanan demi keselamatan Wapres Giran harus jadi prioritas mutlak.
Dia mengatakan Wapres Gibran punya keinginan kuat untuk berkunjung ke Yahukimo. Wapres ke-14 RI itu ingin berdialog dengan masyarakat dan meninjau langsung progres pembangunan Yahukimo,
“Namun, saya selaku Komandan Satuan Tugas Pengamanan VVIP, menyarankan kepada Bapak Wakil Presiden untuk menunda kunjungan tersebut,” kata Mayjen Amrin.
Dijelaskan Mayjen Amrin, batalnya Gibran ke Yahukimo karena berdasarkan analisis intelijen di lapangan yang mendeteksi adanya indikasi gangguan. Indikasi itu soal potensi aktivitas kelompok-kelompok yang mengganggu keamanan di wilayah Yahukimo.
“Walaupun demikian, Pemerintah Pusat berkomitmen untuk membangun wilayah Yahukimo tidak akan surut, dan kunjungan kerja akan dijadwalkan kembali setelah situasi dinyatakan sepenuhnya kondusif,” kata Mayjen Amrin.
Sebelumnya, Wapres Gibran mendatangi sejumlah daerah Tanah Papua. Salahh satunya, eks Wali Kota Solo itu mendatangi Pasar Ikan Fandoi, Biak Numfor, Papua.
Di Pasar Ikan Fandoi, Gibran bertemu dan berdialog dengan pedagang ikan. Bahkan, Gibran juga membeli ikan sako dan ikan julung-julung seorang pedagang.
Usai dari Biak Numfor, Gibran melanjutkan agenda kunker ke Wamena, Papua Pegunungan. Salah satu kegiatan Gibran yaitu ke Stadion Wamena untuk bermain sepakbola bersama anak-anak setempat.


