MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Gatotkaca dan Batik Warnai Pembukaan M7 World Championship

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dentuman musik modern, dan puluhan ksatria berbaju zirah ikonik berkumpul di satu titik,. Itulah pemandangan tak biasa di Jembatan Kota Intan, PIK 2, saat Jakarta resmi menyandang status sebagai “Ibu Kota Esports Dunia” melalui pembukaan M7 World Championship.

Bukan sekadar turnamen gim biasa, pembukaan ajang paling prestisius di skena Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) ini tampil beda dengan mengawinkan elemen tradisional Indonesia dengan estetika futuristik.

- Advertisement -

Panggung pembukaan mendadak riuh saat 20 penari berkostum Gatotkaca muncul ke permukaan. Gatotkaca bukan lagi sekadar tokoh pewayangan, melainkan simbol kekuatan global setelah diangkat menjadi hero ikonik di MLBB.

Kehadiran instalasi patung Gatotkaca raksasa dan mural grafiti di 20 kota menjadi bukti bahwa kekayaan intelektual (IP) lokal Indonesia kini punya “nyawa” baru di ranah digital.

- Advertisement -

“Let the world see Indonesia!” tegas Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, yang membuka acara dengan penuh semangat. Menurutnya, M7 adalah momentum di mana gamers tidak hanya bermain, tapi juga membawa budaya nasional ke peta dunia.

Keunikan lain yang mencuri perhatian adalah munculnya M7 Themed Batik. Kolaborasi dengan jenama Shiroshima ini membuktikan bahwa kain tradisional bisa terlihat “sangar” saat dipadukan dengan logo turnamen internasional.

Tak hanya itu, lagu tema resmi Sizzle yang aslinya dibawakan Girl Band No Na, mendapatkan sentuhan baru dari IP lokal Sekuya, menciptakan harmoni antara musik pop dan kultur komunitas.

Dengan tema ‘Rise As One’, Moonton Games ingin menunjukkan bahwa esports telah berevolusi menjadi olahraga nasional di Indonesia. Tiger Xu, Global Head of MLBB Esports, menyebut bahwa Jakarta bukan sekadar tuan rumah, melainkan panggung yang hidup.

“Acara ini menyatukan budaya dan menghormati warisan, sambil merayakan semangat kompetisi,” ujar Tiger Xu.

Pawai budaya yang mengiringi defile tim-tim terbaik dunia mulai dari tarian tradisional hingga tampilan fesyen mutakhir membuat ribuan pasang mata, baik di lokasi maupun yang menonton melalui YouTube, terpana. Jakarta hari itu bukan hanya kota megapolitan, tapi adalah pusat gravitasi baru bagi jutaan orang yang menyebut diri mereka sebagai Players.

M7 World Championship bukan lagi soal siapa yang menghancurkan Base lawan paling cepat, tapi soal bagaimana Indonesia berhasil menginvasi dunia lewat pesona ekonomi kreatifnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
0 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru